Filsafat Berfikir

EPISTEMOLOGI ISLAM | Juli 29, 2009

EPISTEMOLOGI ISLAM
Oleh: Ading Nashrulloh

A. Arti epistemologi
Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang pengetahuan. Pertanyaan-pertanyaan epistemologi yang paling pokok ialah tentang sumber-sumber pengetahuan, dan kriteria kebenaran.

B. Sumber dan kriteria kebenaran menurut Islam
Dalam suatu pembahasannya Prof. Syed Naquib Al-Atas, mengatakan sumber dan kriteria kebenaran dalam pandangan Islam terbagi atas dua bagian besar, yakni yang bersifat relative dan yang bersifat absolut. Yang termasuk sumber pengetahuan relatif adalah indra dan persepsi. Sumber yang absolut, tiada lain al-Quran dan Sunnah.

C. Konsekuensi Epistemologi Islam
Kebenaran adalah apa-apa yang dikandung dan didasarkan kepada Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Apa saja yang berasal dari luar Al-Quran dan As-Sunnah, harus diletakkan dalam kerangka kebenaran kedua-duanya. Pengetahuan yang berasal dari luar Islam harus dilihat dan diteropong dari kacamata epistemologi Islam. Pengetahuan harus dibangun di atas landasan Al-Quran dan Sunnah. Jangan khawatir, bahwa hanya karena al-Quran dan hadits dibawa-bawa, pengetahuan dan sains menjadi terkekang. Sehebat-hebatnya hasil pemikiran manusia statusnya dibawah al-Quran, dan menuju kebenaran sebagaimana yang diinformasikan al-Quran.

D. Epistemologi Barat
Manusia dan alam semesta merupakan ayat-ayat pendamping Al-Quran yang saling menguatkan. Penciptaan manusia sama dengan penciptaan Islam. Penciptaan alam semesta dengan segenap atributnya sama dengan informasi yang ada dalam Al-Quran.
Hal ini tidak diakui oleh Filsafat Barat yang berinduk kepada filsafat Matrealisme. Menurut mereka, sumber epistemologi adalah akal (rasionalisme) dan fakta (empirisme) itu pun didasarkan lagi kepada pragmatisme. Kriteria kebenaran adalah apa-apa yang dibatasi oleh metode ilmiah. Sebenarnya Metode Ilmiah tidak bermaksud mencapai suatu pengetahuan yang absolut. Tetapi mereka telah mengabsolutkan metode ilmiah sebagai satu-satunya jalan menuju pengetahuan yang benar.
Dalam batas-batas tertentu secara pragmatis, metode ilmiah telah membantu manusia mengembangkan sains dan teknologi. Namun karena dasar filsafat hidup yang mendasari metode ilmiah itu adalah matrealisme, akibatnya sains dan teknologi mejadi tunggangan untuk menyebarkan filsafat matrealisme, yang menyebabkan manusia buta kepada hatinuraninya sendiri. Yang artinya, buta kepada Tuhannya, dan buta kepada makna hidup yang hakiki.

E. Yakin pada Al-Quran
Tetapi beriman, dan meyakini kebenaran Al-Quran tidak kemudian membuat manusia menjadi otomatis mulia. Buktinya hari ini umat Islam dihinakan dan direndahkan di mana-mana, tanpa ada kekuatan untuk membela diri. Padahal jumlahnya lebih dari satu miliar. Keberadaannya seperti makanan yang dihidangkan di atas meja. Mari mencari jawabnya.


Ditulis dalam filsafat Islam

2 Komentar »

  1. terimakasi sangt…….mmbntu sangat tulisan anda…..

    Komentar oleh amed — Juni 11, 2011 @ 8:13 am

  2. Setalah saya membaca ulasan tidak singkro dengan judul yang ada, justru sebaliknya membalik fakta yang sesunguhnya, lebih tepat jika Epistomologi dilihat dari ayat-islam, ketimbang Epistomologi Islam” merupakan suatu kekeliruan reflikasi”
    Hal yang lain adalah berbicara tentang Epistomologi Barat, saya memiliki buku Sejarah Filsafat Barat edisi I sampai edisi III, karangan Bertrand Rusell dan Buku Jerusalem The Biografi oleh Simon dan Haji Zulfikri KH tahun 2012 Serta Kamus Filsafat oleh Salkid 2013 Edisi ke III tidak pernah mengungkapkan seperti apa yang saudara bicarakan dalam tulisan ini. Hal yang terakhir adalah saya orang non muslim tetapi pernah mengikuti program penghafalan Alquran sampai saya lulus dan memiliki sertifikat.

    Komentar oleh alex_alola — Mei 18, 2014 @ 5:22 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: