Filsafat Berfikir

FILSAFAT HEDONISME | Agustus 15, 2009

FILSAFAT HEDONISME

Oleh: Ading Nashrulloh

A. PENDAHULUAN

Salah satu aliran aksiolgis dalam filsafat adalah Hedonisme. Hedonisme erat kaitannya dengan Epicurus. Sebab dialah yang menggagas hedonisme.

B. MENGENAL EPICURUS
Greek philosopher who believed that the world is a random combination of atoms and That pleasure is the highest good (341-270 BC). (wordnetweb.princeton.edu/perl/webwn ).

Fokus pemikirannya bahwa tujuan hidup manusia adalah mencapai kenyamanan batin, dan kebebasan dari rasa sakit. Seluruh sensasi keinginan adalah fitrah, dan layak untuk di puaskan. Intinya, karena manusia akan mati, maka manusia harus senang. (http://mbethy.multiply.com/journal/item/12)

Pendapat Epicurus tentang agama dan Tuhan

“…Atau Tuhan mau menghapuskan keburukan, tetapi tidak mampu. Atau sebenarnya ia mampu, tetapi tidak mau. Atau ia tidak mampu dan tidak mau. Jikalau ia mau, tetapi tidak mampu, ia lemah…. Jikalau ia mampu, tetapi tidak mau, dia jahat…. Tetapi, jikalau Tuhan mampu dan mau menghapuskan kejahatan, … lantas bagaimana kejahatan ada di dunia?” (Lee Strobel, The Case for Faith, Zondervan, 2000:25. bdk. Teodice. (2006:230).
(http://www.mail-archive.com/ppiindia@yahoogroups.com/msg66868.html)

Pandangan Epicurus tentang kenikmatan

“Epicurus merekomendasikan kepada kita untuk mengejar kesenangan dan kebahagiaan, namun harus diingat, dia tidak pernah mengajarkan bahwa kita harus menjalani kehidupan dengan mementingkan diri sendiri (selfish) yang berdampak kepada terhalangnya kesenangan dan kebahagiaan untuk orang lain.” (http://omnilogos.blogspot.com/2009/05/epistemologi-hedonisme-epicurus.html)

C. Lebih Jauh tentang Epicurus

1. Epicurus was an early thinker to develop the notion of justice as a social contract. He defined justice as an agreement “neither to harm nor be harmed. …
en.wikipedia.org/wiki/Epicureanism
2. Epicurus defined philosophy as the art of making life happy and strictly subordinated metaphysics to ethics, naming pleasure as the highest …
http://www.answers.com/topic/epicurus
3. Happiness is an essential part of every life, …
http://www.academon.com/lib/essay/epicurus-epicureanism.html

D. PANDANGAN ISLAM TENTANG KENIKMATAN HIDUP

Dalam doa sapu jagat kita berdoa: Ya Allah berikanlah kepada kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa api neraka. Islam menghendaki umatnya menikmati kehidupan ini. Islam juga memberikan jalan menuju hidup yang penuh dengan kesenangan itu yakni dengan ibadah. Kebahagiaan berasal dari hati yang tenang, sedangkan hati yang tenang berasal dari jiwa yang selalu mengigat Allah. Dan mengingat Allah merupakan substansi dari Ibadah. Tiada substansi tanpa aksidensi. Bahkan menurut filsafat eksisteisialisme, aksidensi mendahului substansi. Ini berarti, untuk mencapai hati yang tenang, butuh ibadah dengan demikian ketenangan hidup akan bisa diraih.


Ditulis dalam Uncategorized

2 Komentar »

  1. wow… mantab man….!

    Komentar oleh hariosamin — Agustus 15, 2009 @ 10:32 pm

    • Terima kasih.

      Komentar oleh filsafatindonesia1001 — Agustus 16, 2009 @ 1:07 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: