Filsafat Berfikir

MENIKMATI MUSIK | Mei 7, 2010

MENIKMATI MUSIK
Oleh: ADING NASHRULLOH

MUSIK
Musik berkaitan erat dengan suara. Suara berkaitan dengan indra pendengaran. Adakah kita sering bersyukur kepada Allah karena Dia telah menciptakan suara dan memberi kepada kita pendengaran? Musik merupakan penataan suara yang ditimbulkan oleh benda atau vokal, sehingga memunculkan keindahan, kemerduan, kelezatan dalam takaran indra pendengara kita.

MUSIK ALAM
Gemericik air, kicau burung, gemerisik dedaunan, kokok ayam, lantunan adzan, tangis bayi, tertawanya anak-anak, obrolan orang-orang adalah musik kehidupan sepanjang masa. Adakah kita menikmatinya? Bahkan sunyipun adalah musik yang teramat syahdu dan merdu di muka bumi ini. Tanpa ada sunyi, suara jadi tak sempurna. Sebagaimana kita, jika berbicara perlu menarik nafas dulu. Sesungguhnya musik yang paling indah adalah suara lidah dan mulut kita sendiri. Dan seindah-indahnya suara yang keluar dari mulut dan lidah kita adalah suara ayat-ayat al-Quran ketika dibacakan. Luar biasanya musik ini adalah bisa dibacakan dalam segala suasana. Ketika orang meninggal ketika manusia dirundung kesedihan, ataupun ketika ada yang lagi pesta pernikahan ketika manusia disirami kebahagiaan, dibacakan ayat al-Quran senantiasa cocok. Ketika hati kita sedih ataupun gembira, membaca al-Quran membuat hati kita terhibur.

TUJUAN KITA MENDENGARKAN MUSIK
Hidup ini punya dua tujuan yang sama-sama penting. Pertama adalah ibadah, kedua ialah khalifah. Sarana dan perihal apapun yang ada dan tersedia di bumi ini harus didedikasikan secara optimal untuk menunjang kedua tujuan tersebut. Kalau demikian musik pun hendaknya jangan terlepas penggunaannya dari arah kedua tujuan hidup tersebut. Bisakah musik kita gunakan untuk ibadah? Bisakah pula musik kita manfaatkan untuk meraih kekuasaan? Indonesia merdeka ditunjang oleh lagu-lagu kebangsaan. Pesantren ramai, bertambah ramai dengan adanya musik Islami.

KEAJAIBAN PADA MUSIK
Musik itu membuat hati terhibur dan senang. Suara merdu dan harmonis merupakan kenyataan yang bisa dibuat di bumi ini. Manusia dengan segenap kemampuan dan kemauan yang dimilikinya telah terbukti bisa membuat bermacam-macam jenis musik yang menjadi hiburan. Di zaman ini, kita adalah saksi musik telah menjadi sumber penghasilan bagi para artis dan media iklan bagi sponsornya. Musik bisa membawa manusia kepada kegilaan dan tersihir olehnya. Jadi memang mesti hati-hati dengan musik, jangan sampai ibadah lalai karena musik.

MUSIK DAN IBADAH
Hendaknya kita jangan apatis dengan musik. Sementara ulama mengharamkan musik. Dalam kenyataannya musik-musik metal dimainkan orang-orang yang bermental syaithoniyah dan mereka enggan menyanyikan lagu-lagu Islami. Dan sebaliknya untuk menjadi penyanyi lagu-lagu Islami dibutuhkan mental keagamaan yang kuat.

Cisarua Bandung Barat, 4 Mei 2010


Ditulis dalam Uncategorized

2 Komentar »

  1. saya membaca pendpat ulama mesir tentang lagu2 islami sprti: ibnu qayyim aljauziah, utsmaini, buqkhari. yg mnyatakan musik islami itu bid’ah atau haram. bgman??

    Komentar oleh mardiagus — Mei 20, 2010 @ 8:33 am

    • pendapat mereka itu betul. kemudian jika ada ulama yang berpendapat bahwa musik itu tidak haram tergantung jenisnya, juga betul. contohnya Yusuf Qordlowi berpendapat Musik Islami itu tidak haram. Yang penting saat kita menikmati musik Islami atau meninggalkannya niatnya ikhlas dan menghormati pendapat ulama yang jadi pegangan kita.

      Komentar oleh filsafatindonesia1001 — Juni 19, 2010 @ 4:51 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: