Filsafat Berfikir

KESALAHAN | Juni 19, 2010

KESALAHAN
Oleh: Ading Nashrulloh A.Dz

Jangan memperlakukan kesalahan orang lain dengan kejahatan dan kelicikan karena itu berarti kita sama saja. Terkadang orang yang kita pandang salah, tidak benar-benar salah. Yang memiliki kemampuan menilai suatu kesalahan hanyalah orang-orang yang berilmu. Hendaklah kita menyadari bahwa pada saat kita mengatakan bahwa seseorang salah, pada saat yang sama, kita bukanlah malaikat, kita sama saja manusia seperti dirinya yang juga tak lepas dari kesalahan.

Bila kita menemukan orang lain berbuat salah, hendaknya ditahan dulu jangan sampai menegurnya di waktu itu. Kita hanya boleh menegur pada saat ketika hatinya sudah mendekat dengan diri kita. Agar kata-kata yang kita ungkapkan kepadanya disertai dengan sikap yang lemah lembut. Kita sering ingin meluruskan kesalahan orang lain dengan hati yang penuh dendam. Akibatnya adalah cacian dan makian yang keluar. Sehingga orang yang salah semakin membenci kebenaran.

Jika datang kepadamu laporan bahwa ada seseorang telah berbuat salah, maka ada dua hal yang harus diverifikasi. Pertama, apakah orang yang melaporkan itu benar dengan laporannya. Kedua, apakah yang dilaporkannya itu benar-benar berupa kesalahan. Terkadang manusia melaporkan suatu kedustaan, atau melaporkan suatu hal yang menurut pandangannya adalah salah, padahal belum tentu salah.

Sesungguhna keanggunan seseorang dalam menyikapi kesalahan manusia adalah memaafkan dan memberikan kesempatan kepadanya untuk memperbaiki diri. Tetapi yang lebih anggun lagi adalah mengetahui sebab-sebab seseorang melakukan kesalahan, sehingga ia termaafkan dengan sendirinya. Sebab Allah pun memaafkan kesalahan orang yang berbuat salah karena kejahilannya. Artinya sekalipun ia tidak bertaubat, dosanya terampuni. Maka untuk itulah kita harus menjadi orang yang berilmu, agar ketika kita berbuat suatu dosa, kita tahu bahwa itu dosa, dan terdorong jiwa kita untuk bertaubat kepadaNya.

Kenapa taubat itu perlu? Karena ada Zat yang memiliki sifat dan hak untuk mengampuni, yakni Allah swt. Berbuat dosa adalah wajar dalam kehidupan manusia, hanya menjadi tidak wajar kalau terus menerus berbuat dosa, sebab hal yang demikian menunjukkan tabiat seseorang yang jahil atau bodoh, artinya orang yang tidak mau mempergunakan akal fikirannya.

Belajarlah terus untuk berpengetahuan. Semua jalan ke neraka sudah dijelaskan oleh agama. Begitupun jalan menuju surga tak satupun terlewat disampaikan Rasulullah Saw. Syaithan harus dikenali dengan jeli, agar kita bisa menghindari jalan-jalannya. Para ulama dan wali harus kita dekati, agar kita bisa mengikuti langkah-langkah amal sholehnya. Jangan kita seperti orang dungu, yang memilih jalan kebodohan, sementara ia menyangka bahwa dirinya akan selamat dengan kebodohannya itu.

Syaithan itu adalah makhluk Allah yang memiliki tabiat paten untuk senantiasa menyertai manusia, ke mana pun manusia melangkah. Begitu setianya syaithan dekat dengan manusia di kala apapun yang dilakukan manusia. Bahkan ketika manusia itu sedang beramal sholeh sekalipun, syaithan tak pernah patang mundur mendekati manusia. Untuk urusan apa? Untuk menjerumuskan manusia kepada perbuatan-perbuatan yang salah. Amal sholeh bisa berubah menjadi amal salah, ketika manusia tunduk kepada syaitan.

Jadi manusia berbuat salah bisa karena ia jahil, bisa karena ia tergoda oleh syaithan dan kesenganan mengikuti hawa nafsunya. Dan sebagai wujud solidaritas kita kepada sesama manusia yang terperosok berbuat kesalahan adalah mengingatkan dirinya sebelum ajal atau kiamat tiba. Kita adalah seperti juga orang lain, perlu dan membutuhkan suatu peringatan, nasihat dan teguran dari orang lain tatkala kita salah langkah, agar diri kita selamat dari ketertipuan hidup ini.

Leuwiliang, Bogor, 28 Rabiul Awal 1431 H


Ditulis dalam Uncategorized

1 Komentar »

  1. bingung oi…

    Komentar oleh abu miqdad — Oktober 10, 2010 @ 4:42 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: