Filsafat Berfikir

Pengetahuan Berupa Pengalaman adalah Sumber Kebijaksanaan | Mei 11, 2017

Pengetahuan berupa Pengalaman adalah sumber kebijaksanaan

Pengalaman memberikan sumbangan pada diri manusia bukan hanya berupa pengetahuan, tetapi juga munculnya beragam perasaan, intuisi, keterampilan, kenangan, cinta, harapan, hiburan, keimanan dan lain sebagainya. Seakan-akan seluruh kenyataan manusia tertumpah semuanya pada perihal bernama pengalaman.

Sebagai suatu pengetahuan, pengalaman dapat mengantarkan seseorang kepada sikap bijaksana. Marilah kita cermati apa dan bagaimana pengalaman itu, bagaimana kaitannya dengan kebijaksanaan dan apa saja bukti atau alasan yang menunjukkan bahwa pengalaman itu merupakan pengetahuan dan sekaligus sebagai pengetahuan yang merupakan sumber kebijaksanaan.

Pengalaman ialah suatu pengetahuan yang timbul bukan pertama-tama dari pikiran melainkan dari pergaulan praktis dengan dunia. Pergaulan tersebut bersifat langsung, intuitif dan efektif.[1]

Pengalaman adalah kejadian yang pernah dialami baik yang sudah lama atau baru saja terjadi; yang terpenting dari pengalaman adalah hikmah atau pelajaran yang bisa diambil.[2] Hikmah dan pelajaran yang diambil dari pengalaman inilah yang dinamakan sebagai pengetahuan.

Pengalaman ialah hasil persentuhan alam dengan panca indra manusia. Pengalaman memungkinkan seseorang menjadi tahu dan hasil tahu ini kemudian disebut pengetahuan. Pengetahuan yang berdasarkan pengalaman juga diketahui sebagai pengetahuan empirikal atau pengetahuan posteriori.[3]

Menurut aliran filsafat Empirisme, sumber pengetahuan itu adalah pengalaman manusia. Sedangkan akal manusia hanya berfungsi dan bertugas untuk mengatur dan mengolah bahan-bahan atau data yang diperoleh melalui pengalaman.[4]

Itulah uraian yang menjelaskan bahwa pengalaman merupakan suatu pengetahuan. Orang yang banyak pengalaman di bidang tertentu sebutannya bukan filsuf atau pemikir, tetapi ahli.

Selanjutnya bagaimanakah bahwa pengetahuan berupa pengalaman dapat menjadikan seseorang bersikap bijaksana?

Ada ungkapan di masyarakat kita, bahwa pengalaman merupakan guru terbaik. Maksudnya yaitu suatu kejadian atau peristiwa yang menimpa perjalanan hidup kita baik peristiwa menyenangkan maupun tidak menyenangkan, kita jadikan sebagai suatu pelajaran, peringatan dan motivasi yang berharga dalam menyikapi dan menentukan langkah perjalanan hidup berikutnya.[5]

Dengan pengetahuan, maka manusia memiliki landasan pola pikir yang kuat dan tersistematis. Ketika manusia mengaplikasikan pengetahuan itu dalam kehidupan nyata menjadi berupa pengalaman, maka pengalaman itu akan memberikan perspektif yang lebih luas dalam memandang dan menyikapi sebuah hal. Ketika pengetahuan sudah mumpuni dan pengalaman sudah memadai  manusia masih harus memiliki kebijaksanaan untuk sampai kepada derajat professional. [6]

 

Pengalaman merupakan sumber kebijaksanaan.  Pengalaman merupakan prasyarat kebijaksanaan, bukan berupa kekuatan intelektual yang mentah.  Pengalaman memberikan pelajaran-pelajaran berharga, ujian yang sulit, menyakitkan dan kesadaran bahwa yang salah tidak boleh dilakukan. Pengalaman tersebut menjadi sebuah kredibilitas real bagi seseorang untuk memberikan nasihat kepada generasi selanjutnya.[7]

 

Jadi pengalaman adalah sumber dari pengetahuan sekaligus sumber dari kebijaksanaan. Antara pengalaman, pengetahuan dan kebijaksanaan memiliki keterkaitan yang erat, saling memperkuat satu sama lain. Pengetahuan akan semakin bermutu saat diaplikasikan menjadi pengalaman. Pengalaman tersebut selanjutnya membuahkan pengetahuan baru dan kebijaksanaan baru.

[1] http://fafaquetezee.blogspot.co.id

[2] http://murnihabaru.blogspot.co.id

[3] https://id.wikipedia.org/wiki/Pengalaman

[4] https://penadarisma.wordpress.com

[5] http://maknahidup.blogdetik.com

[6] https://fakhrurrojihasan.wordpress.com

[7] https://books.google.co.id

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: