Filsafat Berfikir

CINGAMBUL DAN MUKTISARI MAJALENGKA JAWA BARAT | Mei 18, 2017

Desa Cingambul dan Desa Muktisari di Kabupaten Majalengka

1. Sejarah Desa CINGAMBUL

Menurut cerita kira-kira tahun 1650 di Cingambul terdapat sebuah Situ. Situ tersebut airnya terus keluar /mengambul sehingga oleh para leluhur disebut Cingambul. Jadi, Desa Cingambul mengandung arti dari sebuah situ karena airnya ngambul maka diartikan Ci = Air dan Ngambul = Keluar/mengambul.

Sebagai perintis pada saat itu adalah Kiai Rebu Wulung dan Kiai Dinding Bilik. Keduanya adalah kakak beradik. Saat ini, Kiai Rebu Wulung dimakamkan di Daerah Cageur, Desa/Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, sedangkan Kiai Dinding Bilik dimakamkan di Desa Cingambul (Blok Mulyasari).

Orang pertama yang membuat situ tersebut adalah Rebu Wulung dan Kiai Dinding Bilik membuat tanggul dari Cempaga untuk sawah yang luas dan Cingambul dijadikan Situ karena airnya mengalir ke daerah Galuh, Ciamis maka Rebu Wulung dan Kiai Dinding Bilik membuat ranjeng yang sekarang disebut Desa Cingambul.

Karena tidak mampu ranjeng tersebut, sehingga airnya ngambul di Cai Cingambul (sekarang jadi kolam bapak Rosadi). Selanjutnya, kedua orang tersebut membuat tanggul di Cijaring (Cinangka) atau dijaring di tempat tersebut karena airnya tidak mampu dibendung, sehingga terpaksa tanggul Cembaga dibobol. Akibatnya, air surut ke sungai (sekarang Cilutung). Setelah airnya surut, bermacam-macam ikan terlihat.

Banyak ikan dan udang besar berkumpul di Daerah Ciledug sehingga daerah/tempat tersebut ledug, kemudian daerah itu disebut Ciledug. Begitulah riwayat singkat Desa Cingambul.

Setelah itu, barulah berdiri sebuah Desa, yaitu Desa Cingambul yang dipimpin oleh Demang Jaga Diraksa.

Adapun para pendiri/pemimpin setelah terbentuknya Desa Cingambul adalah sebagai berikut :
1. DEMANG JAGA DIRAKSA dari tahun 1700 – 1756
2. DEMANG MUKAYAN dari tahun 1757 – 1800
3. DEMANG BRED BARUDIN dari tahun 1801 – 1830
4. KUWU SANIB (BUYUT SANIB) dari tahun 1831 – 1845
5. KUWU WARGA SANTANA dari tahun 1846 – 1860
6. KUWU DARPA YUDA dari tahun 1861 – 1880
7. KUWU WARGA KAMSI dari tahun 1881 – 1900
8. KUWU SALEH dari tahun 1901 – 1923
9. KUWU PADMI JENAL dari tahun 1924 – 1926
10. KUWU ENDUN S. dari tahun 1927 – 1939
11. KUWU EHOB ABHARI dari tahun 1940 – 1953
12. KADES ANDIA dari tahun 1954 – 1966
13. KADES WIHA WILA SANTANA dari tahun 1967 – 1978
14. KADES ENDUN (PEJABAT) dari tahun 1979 – 1980
15. KADES SAYA SUNARYA dari tahun 1981 – 1989
16. KADES HALIM JUNAEDI dari tahun 1990 – 2000 (Sekdes Yaya Budaya Sp)
17. KUWU WARDI SUWARDI dari tahun 2001 – 2005 (Sekdes Yaya Budaya Sp)
18. KUWU YAYA BUDAYA SP dari tahun 2006 – 2007 (Pejabat)
19. KADES MOMON ALUKMAN dari tahun 2008 – 2014 (Sekdes Yaya Budaya Sp)
20. KADES SARIPIN dari tahun 2014- 2020 (Sekdes Yaya Budaya Sp & Rudi Hata)

Desa Cingambul dimekarkan pada tahun 1998 dengan SK Bupati Majalengka Nomor : 146.2/ SK-186-Pemdes/ 1998, menjadi Desa Cingambul dan Desa Muktisari, ditetapkan di Cingambul pada tanggal 22 September 1998 oleh Bupati Majalengka Drs. H. Adam Hidayat, SH.

2. SEJARAH DESA MUKTISARI

Desa Muktisari merupakan pemekaran dari Desa Cingambul Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka. Selama kurang lebih 400 tahun wilayah dusun Ciloa Hilir, Ciloa Girang dan Karangsari menjadi cantilan Desa Cingambul.

Pada tanggal 14 Oktober tahun 1998, diresmikan menjadi desa persiapan berdasarkan SK Bupati Majalengka Nomor 146.2/SK-186-Pemdes/1998 tentang pengesahan pemekaran Desa Cingambul dan SK Gubernur Jawa Barat Nomor 141/SK-740-Pemdes/1998 tentang pengesahan pemekaran Desa Cingambul.

Pada tanggal 23 Maret 2000, Desa Muktisari resmi menjadi desa definitif yang ke 330 berdasarkan SK Bupati Majalengka Nomor 141.1./Pemdes/2000 tentang pendefinitifan Desa Muktisari Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka Propinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh Kepala Desa sementara yaitu Bapak Mulyadi yang dipilih berdasarkan kesepakatan seluruh warga desa Muktisari.

Asal usul Nama Desa Muktisari diambil berdasarkan hasil musyawarah para tokoh masyarakat dari tiga dusun. Masing-masing mengajukan dan membawa nama desa, diantaranya; Dusun Ciloahilir mengajukan nama Desa Loa sari, Dusun Karangsari mengajukan nama Desa Karangsari, dan Dusun Ciloagirang mengajukan nama Desa Mekar Sari. Agar tidak menjadi konflik atau perselisihan, pengajuan nama-nama desa tersebut dibawa kedalam musyawarah panitia sehingga menghasilkan keputusan akhir yaitu nama Desa Muktisari.

Kemudian setelah pejabat yang memangku tugas (PJMT) diserahkan kepada A. Mulyadi. Palil Mulyana menjabat Sekdes, Wirja menjabat Kaur Pemerintahan, Atmawijaya menjabat kaur umum, Pandi menjabat Kaur Ekbang yang tidak lama diganti oleh Kuswandi, Emo Jatma menjabat Kepala Dusun Ciloahilir, Suparno menjabat Kepala Dusun Ciloagirang, Ehon Abdul Hanan menjabat Kaur Kesra, dan Didi Suardi Nurdin menjabat P3N.
Pada tanggal 10 Nopember 2003, diadakan pemilihan kepala desa pertama dengan calon tunggal A. Mulyadi yang menjabat selama 2 periode, dari tahun 2003 sampai 2013. Tanggal 23 Oktober 2013, diselenggarakan pemilihan kepala desa kedua dengan calon tunggal Eba MF yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2019.

Dengan lahirnya UU Desa yang disahkan oleh DPR RI pada 28 Desember 2013, ada kekhawatiran di kalangan masyarakat desa terutama mengenai syarat pendidikan dan usia. Akhirnya melalui musyawarah, Kepala Desa Muktisari pada tanggal melantik Juardi menjabat Sekdes, menggantikan Palil mulyana karena meninggal dunia. Kepala Desa juga melantik Atong Sugandi menjabat kaur umum. Kemudian pada tanggal 22 Januari 2015, terdapat 4 pamong yang meletakkan jabatannya secara terhormat. Kepala Desa Muktisari melantik pejabat baru yaitu Iyan Mardiana menjabat Kaur Ekbang, Jajang Herdiana menjabat Kaur Pemerintahan, Oleh menjabat Kepala dusun Ciloagirang, dan Kusumah Adijaya menjabat kepala Dusun Ciloahilir.

SUMBER: UNPAD AC.ID

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: