Filsafat Berfikir

FAKTA ISLAM DI AMERIKA SERIKAT | Mei 29, 2017

FAKTA ISLAM DI AMERIKA SERIKAT

  1. Islam dan Politik Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Rex Tillerson menolak mengadakan acara menyambut bulan suci Ramadhan yang biasa dilakukan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS. Penolakan ini melanggar tradisi tahunan di Kemenlu AS yang telah berjalan selama hampir 20 tahun.[1]

Lewat kebijakan-kebijakannya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, seolah memberikan kesan anti terhadap Muslim. Hal ini terlihat dalam surat perintah eksekutif yang telah ditandatanganinya, terutama pembatasan masuknya warga negara dari enam negara mayoritas Muslim ke Amerika Serikat.[2]

Satu dari tiga orang Muslim di Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan keselamatan mereka setelah Donald Trump menjabat sebagai presiden. Hal itu terungkap dari hasil studi terbaru yang dirilis Institute for Social Policy and Understanding di Washington, AS.[3]

  1. Kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim di Amerika

Pasca tragedi 11 September, masyarakat Muslim di Amerika memang kerap dijadikan sasaran kebencian. Yang terbaru terjadi pada akhir Desember kemarin. Dikutip dari Aljazeera, Rabu (2/2), imigran asal India bernama Sunando Sen didorong ke jalur kereta bawah tanah dan tewas setelah terkena hantaman kereta yang lewat.[4]

Pusat riset di Amerika Serikat menyatakan, mayoritas warga negara ini meyakini bahwa Muslim Amerika mendapat perlakukan diskriminatif. Berdasarkan data terbaru pusat Riset PEW di Amerika Serikat, 82 persen rakyat negara ini mengakui bahwa etnis Muslim Amerika mengalami perlakuan tak adil, prasangka dan aksi diskriminasi.[5]

Presiden AS Barack Obama menyerukan persatuan di Amerika dalam kunjungan pertamanya sebagai kepala negara ke sebuah masjid di Amerika Rabu siang. Ia juga menegaskan kepada warga Muslim bahwa mereka adalah bagian dari keluarga Amerika.[6]

Sejumlah warga Amerika Serikat yang beragama Islam meminta Donald Trump untuk berhenti mendorong kekerasan dengan seruan atau pernyataan kontroversialnya. Terakhir Trump menyerukan penghentian total imigrasi kaum Muslim ke AS. Sementara itu, seorang pemilik toko di New York telah dipukuli dalam sebuah kejahatan yang mungkin berbau rasial.[7]

Ibtihaj Muhammad (31) adalah atlet anggar perempuan Amerika Serikat yang berlaga dalam Olimpiade 2016 dan meraih medali perunggu. Ibtihaj dikenal karena dia merupakan perempuan Muslim Amerika pertama yang mengenakan hijab saat berlaga di Olimpiade.Meski ikut mengharumkan nama Amerika Serikat di kancah internasional, Ibtihaj nampaknya khawatir dengan pemerintahan Donald Trump saat ini.Dia khawatir berbagai kebijakan Donald Trump justru bertentangan dengan idealisme yang dibangun Amerika Serikat.[8]

  1. Jumlah Umat Islam di Amerika

Islam adalah agama terbesar ketiga di Amerika Serikat setelah Kristen dan Yahudi. Studi Pew Research pada 2010 menyebutkan, jumlah Muslim di AS, yakni 0,9 persen dari populasi. Namun, perkiraan baru pada 2016 akan ada 3,3 juta Muslim yang tinggal di Amerika Serikat atau sekitar satu persen dari total penduduk AS.[9]

Mereka memprediksikan sebelum tahun 2040 Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen di AS. Pew Research Center memperkirakan ada sekitar 3,3 juta Muslim dari segala usia yang tinggal di Amerika Serikat pada 2015. Ini berarti bahwa umat Islam terdiri sekitar satu persen dari total penduduk Amerika Serikat (sekitar 322 juta orang pada tahun 2015). Dan angka itu akan berlipat pada tahun 2050.[10]

Pew Research Center juga menyatakan, jumlah muslim di Amerika Serikat mencapai 2,5 juta orang. Bahkan, di antara mereka terdapat banyak warga muslim di sana yang sukses dan namanya dikenal masyarakat dunia.[11]

Di negara super power, Amerika Serikat, agama Islam dipeluk oleh sekitar 2,5 juta orang. Sementara itu, di Kanada jumlah pemeluk Islam mencapai 700 ribu orang. Tak jauh berbeda dengan Argentina. Umat Islam di negara Tango itu mencapai 800 ribu orang, dan merupakan pemeluk Islam terbesar di Amerika Selatan. Sementara itu, di Suriname, pemeluk Islam mencapai 16 persen dari total penduduknya, dan menjadi populasi Muslim terbesar di benua Amerika.[12]

  1. Pesatnya penyebaran Islam di Eropa dan Amerika

Pesatnya penyebaran Islam di Eropa dan Amerika muncul terutama setelah serangan terhadap World Trade Center (WTC) pada tanggal 11 September 2001 silam. Ketertarikan secara alamiah clan rasa ingin tahu yang mendalam telah mendorong peningkatan jumlah warga dunia yang berpaling kepada Islam.[13]

Apabila kita lihat lebih seksama lagi, perkembangan Islam di Amerika dan Eropa merupakan yang paling pesat untuk saat ini dibandingkan dengan benua-benua yang lainnya. Lebih dari itu, perkembangan Islam di Eropa saat bahkan telah merasuki elemen-elemen penting dari kehidupan di sana, tak terkecuali di ranah sepak bola. Eropa terkenal dengan olahraga sepak bolanya, banyak pula pemain bola terkenal di tanah Eropa yang memilih untuk bergama Islam.[14]

  1. Kemudahan Menjadi Muslim di Amerika

Perkembangan Islam di dunia Barat sesungguhnya lebih prospektif karena mereka terbiasa berfikir terbuka. Dalam keluarga Amerika, pemilihan agama dilakukan secara bebas dan independen. Banyak orang tua mendukung anaknya menjadi Muslim selama itu adalah pilihan bebasnya dan independen. Mereka mudah saja masuk Islam ketika menemukan kebenaran disitu.[15]

  1. Mesjid terbesar di Amerika Serikat

Penduduk Muslim memang tidak banyak di AS, tapi ini bukan berarti negara adidaya ini tidak memiliki masjid megah. Berkunjunglah ke Islamic Center of America. Inilah masjid paling megah di AS. Mungkin selama ini tidak banyak yang tahu kalau AS memiliki tempat ibadah umat Muslim yang cukup megah. Berada di 19500 Ford Road, Dearborn, Michigan, Islamic Center of America (ICoA) berdiri dengan megah dan gagahnya. Ini adalah masjid sekaligus pusat kegiatan umat Muslim terbesar di AS. Ternyata, Islamic Center of America bukan sekadar tempat untuk belajar agama saja, tetapi juga tempat ibadah yang ramai dikunjungi umat Muslim. Kawasan Islamic Center of America berdiri di atas tanah seluas 21.000 m2. Tak heran kalau ICoA disebut-sebut sebagai masjid paling megah di AS.[16]

Jumlah masjid di Amerika Serikat bertambah sebanyak 74 persen sejak tahun 2000. Pada 2000, tercatat 1.209 masjid di seluruh negeri Paman Sam. Jumlah masjid meningkat menjadi 2.106 masjid pada 2010. Sebanyak 56 persen dari masjid tersebut mengkaji pendekatan harfiah untuk menafsirkan isi Alquran. Data tersebut berdasar surveyiterbaru dari koalisi kelompok sipil Islam, cendekiawan dan kelompok non-Muslim.[17]

Negara bagian yang memiliki jumlah masjid paling banyak adalah New York (257), disusul oleh California (246) dan Texas (166). Sebagian besar masjid berada di perkotaan, 28% berada di pinggir kota pada 2010, naik 16% dari sepuluh tahun lalu.[18]

komunitas muslim Indonesia membeli gereja First Church di Georgia Av, Silver Spring, Maryland  dan mengubahnya  menjadi masjid,  sebenarnya bukan hal baru di Amerika.  Sebelumnya komunitas muslim  negara-negara Afrika  Timur juga melakukan hal yang sama. Mereka membeli sebuah gereja  tua  St. John di negara bagian Minnesota untuk kemudian dirubah menjadi masjid. Gereja itu dijual  dengan alasan yang sama, karena ditelantarkan jemaahnya.[19]

  1. Jamaah Haji asal Amerika Serikat

Para jemaah haji Amerika Serikat berasal dari berbagai negara bagian. Kepergian mereka ke tanah suci dalam satu kelompok terbang dengan Dar El Salam Tours and Travel. Perusahaan biro jasa wisata ini telah berpengalaman selama 25 tahun menangani perjalanan haji dan berkantor di New York, Los Angeles, Houston, serta Toronto.[20]

Sekitar 11 ribu Muslim asal Amerika Serikat menunaikan ibadah haji tahun ini. Muslim keturunan Afrika mendominasi hampir 30 persen dari total populasi Muslim Amerika, 25 persen di antaranya berasal dari Arab, dan sisanya berasal dari Turki dan Eropa.[21]

Pelaksanaan haji di AS pada umumnya dikerjakan oleh agen perjalanan haji dan dilaksanakan atas nama agen tersebut, Imam masjid setempat yang ditunjuk sebagai perwakilan dan bukan atas nama negara sebagaimana jemaah haji asal Indonesia yang dibawahi langsung oleh negara, mulai dari urusan terkecil hingga terbesar yang berkenaan langsung dengan jemaah haji asal AS. Biasanya, calon jemaah haji dapat langsung mengisi formulir pendaftaran, mengetahui harga dan membandingkannya dengan agen perjalanan lainnya di Amerika, mengetahui persyaratan, hingga belajar manasik haji, melalui web masing-masing agen perjalanan.[22]

[1] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/05/27/oql6kz384-rex-tillerson-tolak-acara-sambut-ramadhan-di-kemenlu-as

[2] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/03/25/onc5f5361-pandangan-lipi-soal-hubungan-trump-dan-dunia-muslim

[3] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/03/27/ongs65335-rezim-trump-yang-buat-muslim-as-dihantui-ketakutan

[4] http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/01/02/mfz7r7-kekerasan-terhadap-muslim-meningkat-di-amerika

[5] http://parstoday.com/id/news/world-i27982-diskriminasi_muslim_amerika_serikat

[6] http://www.voaindonesia.com/a/kunjungi-masjid-obama-kecam-kekerasan-terhadap-muslim-amerika/3176326.html

[7] http://internasional.kompas.com/read/2015/12/08/15313901/Warga.Amerika-Muslim.Minta.Donald.Trump.Stop.Lontarkan.Tuduhan

[8]  http://internasional.kompas.com/read/2017/03/22/08300061/surat.terbuka.atlet.muslim.as.untuk.presiden.donald.trump?page=all

[9] http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/16/03/15/o431n8313-populasi-muslim-amerika-terus-meningkat

[10] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/01/08/o0n44j361-islam-akan-jadi-agama-terbesar-kedua-di-amerika

[11] http://aceh.tribunnews.com/2017/02/03/islam-di-amerika-serikat

[12] https://americacontinent.wordpress.com/tag/httppustakaaisyah-comperkembangan-islam-di-eropa-dan-amerika/

[13] https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-pesatnya-penyebaran-islam-di-eropa-dan-amerika.html

[14] http://mirajnews.com/2016/04/saat-islam-bersinar-di-amerika-dan-eropa.html/112538

[15] http://dakwahsyariah.blogspot.co.id/2014/03/kehidupan-umat-islam-di-amerika.html

[16] http://www.atjehcyber.net/2012/08/ini-dia-masjid-termegah-di-amerika.html

[17] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/03/04/m0c030-alhamdulillah-jumlah-masjid-di-amerika-serikat-terus-bertambah

[18] http://dunia.news.viva.co.id/news/read/292617-survei-jumlah-masjid-di-as-naik-74

[19] http://atjehpost.co/berita2/read/Kisah-Gereja-gereja-Amerika-yang-Berubah-Jadi-Masjid-11024

[20] https://m.tempo.co/read/news/2010/11/25/136294390/jemaah-amerika-serikat-terkesan-dengan-manajemen-haji

[21] http://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/16/09/13/odenng313-11-ribu-muslim-amerika-tunaikan-ibadah-haji

[22] http://www.gomuslim.co.id/read/news/2016/06/30/792/mudahnya-pergi-haji-di-amerika.html

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: