Filsafat Berfikir

HIKMAH PUASA | Mei 29, 2017

Hikmah Puasadimensi iman

Apa yang ada di dalam Islam? Hidayah. Wujudnya adalah al-Quran dan Rasulullah. Apa yang ada di dalam kehidupan? Manusia. Wujudnya Jiwa dan harta. Apa titik temu antara Islam dengan Kehidupan? Iman. Wujudnya adalah kepatuhan dan pengorbanan. Kepatuhan artinya apa yang datang dari Rasulullah maka diambil, sehingga kuatlah iman. Pengorbanan artinya apa yang ada di dalam kehidupan diserahkan untuk Islam, sebagai bukti iman. Orang beriman memang dituntut untuk berkorban harta dan jiwa untuk kemuliaan Islam.

Puasa merupakan tuntutan Islam atas orang-orang yang beriman. Shaum menuntut kepatuhan diri. Lalu pengorbanannya apa? Yaitu melakukan amalan-amalan yang dapat menunjang puasa kita selama bulan Romadlan. Misalnya dengan banyak bersedekah dan membaca al-Quran. Semua itu merupakan pengorbanan.

Orang-orang yang shaum merupakan orang-orang yang beriman. Karena beriman itulah maka mereka melaksanakan shaum. Lalu apa manfaat yang dapat mereka raih dengan melakukan shaum?

Pertama, iman mereka akan meningkat. Demikianlah, jika perintah agama ditaati karena keimanan, maka keimanan itu akan bertambah. Kedua, mereka akan sampai kepada kemuliaan di hadapan Allah. Hal ini karena shaum merupakan tangga menuju takwa, sedangkan takwa tiada lain merupakan kedudukan yang mulia di sisi Allah. Ketiga, mereka akan beroleh kebenaran dalam setiap menghadapi kehidupannya. Sebab, orang yang beriman dan taat kepada Allah maka doa-doanya akan dikabul Allah. Doa itu pada dasarnya adalah permohonan agar diberikan jalan keluar yang tepat atas masalah yang dihadapi.

Ilmu adalah penjelasan tentang suatu hal secara benar dan telah sampai ke dalam jiwa. Maka orang-orang yang melaksanakan shaum, agar shaumnya itu dapat mengantarkan dirinya kepada ketakwaan, hendaklah, paling tidak ia memahami tiga konsep penting. Yaitu iman, shaum dan takwa. Jika ia memilik ilmu yang baik dan luas tentang ketiga konsep ini, maka ia telah memiliki perangkat yang cukup untuk melakukan shaum agar shaumnya benar-benar berkualitas.

Pertama, Iman. Apa itu iman? Iman itu secara konseptual adalah rukun iman atau akidah Islam. Sedangkan secara praktis yang disebut iman itu adalah keyakinan yang ada di dalam hati seorang hamba tanpa mengandung keraguan dan kejahilan terhadap Islam, kemudian menjadi cara dia berucap dan berbuat dalam kehidupannya.

Kenapa Iman harus dipahami? Karena untuk melaksanakan shaum, orang-orang mesti memiliki iman dulu. Kemudian mengukur apakah dirinya termasuk orang yang beriman ataukah tidak. Jika ia memang membenarkan al-Quran dan Rasulullah, maka ia secara otomatis akan melakukan shaum.

Kedua, shaum. Apa itu shaum? Shaum adalah menahan diri dari hal yang membatalkannya. Shaum hanya meninggalkan. Hampir tidak ada yang dilakukan dalam shaum, selain meninggalkan apa-apa yang membuatnya batal, juga mengikuti ketentuannya. Itulah sebabnya dikatakan bahwa shaum merupakan ibadah yang paling ringan. Namun demikian tidak aka nada yang mau mengerjakannya. Selain mereka yang dikategorikan sebagai orang yang beriman.

Kenapa shaum harus dipahami? Seluk beluk shaum ini banyak sekali, semua ada bahasannya dalam kitab-kitab Fikih Islam. Maksudnya tiada lain, agar umat Islam melaksanakan shaum ini disertai dengan suatu sikap kesungguh-sungguhan dan perhatian.

Ketiga, takwa. Apa itu takwa? Takwa adalah sifat dan keadaan di mana taat, bersih hati dan takut kepada Allah menjadi ciri sejati dari penggambaran kualitas keimanan yang sangat tinggi. Ketakwaan itu adalah keadaan di mana ketataan kepada Allah merupakan prioritas utama dalam kehidupannya. Sehingga ia selalu melaksanakan perintah Allah apa pun perintah itu, dan menjauhi laranganNya. Yang menjadi tujuannya adalah Allah, jalannya adalah melaksanakan apa yang diwajibkan Allah kepadanya.

Kenapa takwa mesti dipahami orang yang shaum? Agar ia mengetahui bahwa ketaatan yang lebih sempurna kepada Allah merupakan perkara yang akan dituju oleh shaumnya. Shaum bukan bertujuan agar dunia lebih baik, sekalipun dengan shaum dunia akan lebih baik. Tapi bukan itu tujuannya. Shaum bertujuan agar orang-orang beriman lebih taat, lebih beriman lagi. Dan itu merupakan kebaikan bagi mereka.

Shaum merupakan proses mengolah iman agar berubah menjadi iman yang lebih baik yaitu takwa. Allah sediakan shaum sebagai metode untuk itu. Iman dan takwa, termasuk shaum itu sendiri merupakan perihal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia bahkan tidak memiliki apa pun untuk kebaikan hidupnya jiwa dalam kehidupannya tidak dibarengi iman dan takwa.

Orang-orang yang tidak beriman, pasti tidak akan mau melaksanakan shaum, tidak pula ia memiliki kepentingan dengan takwa yang akan diraihnya. Maka ia pun tidak akan memiliki perhatian terhadap ilmu-ilmu tentang shaum, iman dan takwa. Sumber-sumber ilmu dan tempat-tempat dibahasnya ilmu tentang keimanan, keislaman dan ketakwaan, tidak akan menjadi pusat perhatian dirinya.

Ia akan lebih banyak mencurahkan perhatiannya untuk sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan iman, shaum dan takwa.

Kepada orang-orang yang seperti ini, yaitu orang-orang yang tidak beriman, tidak melaksanakan shaum, tidak pula berupaya menambah ilmu Islam dan tidak peduli dengan ketakwaan yang mesti diraihnya, saya ingin mengatakan bahwa hidup ini terlalu disayangkan kalau hanya untuk sekedar mengejar kesenangan dunia, kesesatan dan laknat. Pergunakanlah akal fikiran dan merenunglah mengapa kita ada di dunia, padahal kita tidak memiliki kuasa apa-apa. Renungkan pula tentang kehidupan di akhirat kelak, punya apa kita kalau tidak memiliki curahan rido dan kasih sayang dari Allah.

Iman adalah bertauhid kepada Allah, mengikuti tuntunan wahyu dan Rasulullah, serta berniat ikhlas dalam melaksanan tuntutan iman. Shaum merupakan amalan sekaligus bukti keimanan. Maka agar shaum yang kita laksanakan itu membawa kepada ketakwaan, maka lakukan shaum itu dengan ikhlas.

Apa itu ikhlas? Ikhlas itu bekerja untuk Allah. Shaum jika dikerjakan atas dasar ilmu, dan dikerjakan dengan ikhlas, maka kemungkinan meraih takwa dengannya lebih besar harapannya.

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: