Filsafat Berfikir

KEUNIKAN INDONESIA

KEANEHAN DI NEGERI INDONESIA

PARTAI POLITIK ISLAM MENGUSUNG ORANG KAFIR MENJADI PEMIMPIN
Dari 101 daerah yang menggelar pilkada tahun 2017, ternyata sedikitnya ada 22 pasangan calon kepala daerah nonmuslim yang justru diusung partai Islam, baik sendiri maupun berkoalisi dengan partai lain. Calon nonmuslim itu menempati baik posisi kepala daerah maupun wakilnya, atau kedua-duanya.

Partai Islam yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Jika dihitung dengan calon yang diusung oleh partai yang kentaL dengan keislaman seperti Partai Amanat Nasional (PAN) atau Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), jumlahnya lebih banyak lagi.[1]

 

LGBT DAN ZINA TIDAK BISA DIPIDANA

 

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terkait perbuatan zina dalam kumpul kebo serta perilaku LGBT bisa dipidana. Dengan adanya putusan itu maka kumpul kebo hingga LGBT tak bisa dipidana.

 

Siapa pun tentu mengkhawatirkan putusan MK tersebut akan menimbulkan perdebatan di masyarakat. Terlebih menurutnya masalah kumpul kebo dan LGTB merupakan perbuatan melanggar norma agama. Putusan tersebut bakal memunculkan kegaduhan yang luar biasa. Dan itu sangat kontraproduktif.[2]

 

SAAT ULAMA DIUSIR TIDAK ADA PEMBELAAN DARI KEPOLISIAN

 

Polri memastikan akan bersikap netral terkait dugaan kasus dugaan intimidasi berupa penggerudukan dan pencegahan ceramah Ustad Abdul Somad di Denpasar, Bali, pada Jumat (8/12). Polri sendiri menegaskan, pihaknya menentang segala bentuk intimidasi dalam bentuk apapun.

Polri pun menegaskan, bila memang terdapat laporan terkait Abdul Somad, Polri akan bersikap netral dalam memproses laporan itu. Tentunya, lanjut dia, Polri juga akan melihat isi dari laporan tersebut.[3]

 

PARA PEMIMPIN YANG KORUPSI

Dalam kurun waktu 13 tahun, setidaknya ada 300 lebih kasus korupsi melibatkan kepala daerah di Indonesia. Tahun 2004–2017 terdapat 392 Kepala Daerah tersangkut hukum, jumlah terbesar adalah korupsi sejumlah 313 kasus.

Terdapat 78 kepala daerah tersangkut korupsi sejak 2004. Dari banyaknya jumlah tersebut, modus terbesar yang dilakukan kepala daerah tersebut adalah praktik penyuapan. Tak hanya itu, praktik penyuapan tersebut juga kerap melibatkan pelaku usaha.

Hal itu berdasar Survei Transparency International Indonesia (TII) Tahun 2017. “Survei TII 2017, 17 persen pelaku usaha gagal mendapat keuntungan karena pesaing memberi suap.[4]

HUTANG INDONESIA

Warisan utang luar negeri dari masa lalu yang sudah telanjur membengkak membuat Indonesia di era pemerintahan Jokowi kini harus menghadapi dilema serius. Jokowi disebut sudah mengemban utang dengan angka fantastis sejak pertama kali menjabat sebagai kepala negara, yakni Rp 2.700 triliun. Selama tiga tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, utang Indonesia bertambah hingga Rp 1.000 triliun lebih.

Sehingga, besaran utang pemerintah per September 2017 berada di kisaran Rp 3.866,93 triliun. Meski Indonesia pada 2018 nanti masih mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, dalam beberapa tahun terakhir sesungguhnya tetap defisit.

Penerimaan negara yang tercatat sebesar Rp 1.750 triliun ternyata jauh lebih kecil daripada belanja pemerintah yang sebesar Rp 2.020 triliun. Pada tahun 2020, utang luar negeri Indonesia diperkirakan akan membengkak menjadi Rp 5.000 triliun.[5]

[1] http://kbr.id/berita/02-2017/ini_22_pasangan_calon_kepala_daerah_nonmuslim_yang_diusung_partai_islam/88775.html DIAKSES 15-12-17

[2] https://kumparan.com/@kumparannews/hanura-keputusan-mk-soal-kumpul-kebo-dan-lgbt-adalah-kemunduran-moral DIAKSES 16-12-17

[3] http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/12/12/p0ubhw354-polri-bersikap-netral-di-kasus-persekusi-ustaz-abdul-somad DIAKSES 15-12-17

[4] https://www.jawapos.com/read/2017/12/11/173981/mendagri-tahun-20042017-313-kepala-daerah-tersangkut-kasus-korupsi DIAKSES 16-12-17

[5] http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/17/10/26/oye6rt440-beban-utang-luar-negeri-indonesia DIAKSES 16-12-17

Iklan

Ditulis dalam Uncategorized

MODERNISASI, SEKULARISASI DAN DESAKRALISASI DALAM DUNIA PENDIDIKAN ISLAM

 

SEKULARISASI

Sekularisasi muncul dari akar pemikiran Barat sejak renaisans, aufklarung hingga zaman Comte yang intinya rasionalisasi, matrealisme dan mengesampingkan agama bahkan meniadakan agama dari dunia. Sekularisasi adalah pemisahan antara urusan politik dan urusan agama, pemisahan urusan dunia dan akhirat. Sekularisasi adalah pembebasan manusia dari agama dan metafisika atau terlepasnya dunia dari pengertiaan religious yang suci kemudian manusia mengarahhkan perhatianya padadunia sini dan waktu kini. Pada hakiktanya sekularisasi menginginkan adanya pembebasan tajam antara agama dan ilmu pengetahuan, dan memandang ilmu pengetahuan otonom pada dirinya.[1]

MODERNISASI

Akal yang di terapkan dalam masalah manusia merupakan landasan modernsasi. Tiga hal yang menandai modernisasi Barat, berlangsung melalui proses industralisasi, tumbuh suburnya ilmu teknologi, dan melepaskan diri dari kekangan gereja.[2] Proses modernisasi di mulai di Inggris pada abad ke-18 dengan revolusi industry kemudian meluas keseluruh Eropa dan Amerika Utara, yang sekarang di kenalsebagai Negara maju. Implikasi modernisasi adalah komitmen mengikis pola-pola lama dan menyuguhkan pola-polabaru. Pola-pola baru inilah yang dberi status modern. Aspek mencolok  modernisasi adalah beralihnya teknik produksi dari tradis\onal ke teknik modern. Suatu trasnformasi masyarakat tradisional kemasyarakat modern. Implikasi negative dari modernisasi adalah membawa serta nilai sekularaisasi. Maka terjadilah pengikisan nilai agama terhadap pribadi dan masyarakat. Juga meningkatnya angka kejahatan, melemahnya ikatan keluaraga, bertambahnya polusi.[3]

DESAKRALISASI

Sekularisasi berkaitan dengan desakralisasi yaitu berupa pembebasan terlepas atau bebasnya dunia dari pengertian religious. Secara umum desakralisasi berarti penindakeramatan. Dalam arti pembebasan dari pengaruh sakral terhadap segala sesuatu  Desakralisasi diartikan sebagai pembebasan dari nilai-nilai agama maupun segala macam metafisika dalam arti terlepasnya agama

PENDIDIKAN ISLAM

Sejatinya, tujuan pendidikan dalam Islam adalah untuk membentuk kepribadian Islami (syakhshiyah Islamiyah) setiap Muslim, serta membekali dirinya dengan berbagai ilmu dan pengetahuan yang berhubungan dengan kehidupan.

Sistem pendidikan sangat dipengaruhi oleh dasar pemikiran khas (Ideologi) yang dianut suatu negara. Jika sistem pendidikan ditegakkan berdasarkan ideologi sekularisme-kapitalisme atau sosialisme-komunisme maka sistem pendidikan bertujuan mewujudkan struktur masyarakat sekular-kapitalis atau sosialis-komunis. Maka akan menjadi hal yang wajar jika output pendidikan di era kapitalis ini menghasilkan manusia yang rakus akan materi, bersikap individualis dan hedonis.

Jika sistem pendidikan berbasiskan ideologi Islam maka sistem pendidikan bertujuan untuk membangun struktur masyarakat Islam, dan tentu saja sistem pendidikannya akan berbeda dengan sistem pendidikan dengan sistem ideologi selain Islam. Dengan demikian kurikulum yang digunakan akan berbeda pula sesuai dengan tujuan pendidikan dalam sistem pendidikan tersebut, tergantung pada ideologi yang dianut.

Kurikulum dalam Islam dibangun berlandaskan akidah Islam sehingga setiap pelajaran dan metodologinya disusun sejalan dengan asas itu. Konsekuensinya, waktu pelajaran untuk memahami tsaqâfah Islam (pemikiran Islam) dan nilai-nilai yang terdapat di dalamnya mendapat porsi yang besar, tentu saja harus disesuaikan dengan waktu bagi ilmu-ilmu lainnya. Ilmu-ilmu terapan diajarkan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan tidak terikat dengan jenjang pendidikan tertentu (formal).

Kurikulum dalam Islam juga bertujuan untuk membentuk kepribadian Islam (karakter) dan harus dilakukan pada semua jenjang pendidikan yang sesuai dengan proporsinya melalui berbagai pendekatan. Salah satu di antaranya adalah dengan menyampaikan pemikiran Islam kepada para siswa. Pada tingkat TK-SD materi kepribadian Islam yang diberikan adalah materi dasar yakni aqidah karena mereka berada pada jenjang usia menuju balig. Artinya, mereka lebih banyak diberikan materi yang bersifat pengenalan keimanan. Barulah setelah mencapai usia baligh, yaitu SMP, SMA, dan PT materi yang diberikan bersifat lanjutan (pembentukan, peningkatan, dan pematangan). Hal ini dimaksudkan untuk memelihara sekaligus meningkatkan keimanan serta keterikatannya dengan syariat Islam. Indikatornya adalah bahwa anak didik dengan kesadaran yang dimilikinya telah berhasil melaksanakan seluruh kewajiban dan mampu menghindari segala tindak kemaksiatan kepada Allah Swt.

Pendidikan dalam Islam diterapkan dalam rangka mencapai tujuannya, yaitu membentuk manusia bertaqwa yang memiliki kepribadian Islam (syakhshiyyah Islamiyyah) secara utuh, yakni pola pikir dan pola sikapnya didasarkan pada akidah Islam. Menciptakan ulama, intelektual dan tenaga ahli dalam jumlah berlimpah di setiap bidang kehidupan yang merupakan sumber manfaat bagi umat, melayani masyarakat dan peradaban – serta akan membuat negara Islam menjadi negara terdepan, kuat dan berdaulat sehingga menjadikan Islam sebagai ideologi yang mendominasi di dunia

Dengan tujuan pendidikan seperti ini, output yang akan dihasilkan dari pendidikan Islam adalah generasi yang bertaqwa, tunduk dan taat pada hukum-hukum Allah, bukan generasi yang miskin moralitas, lemah dan tidak memiliki ghirah agama. Tujuan hakiki inilah yang akan menghantarkan kemajuan masyarakat, pembangunan yang produktif dan luhurnya peradaban. Dengan tujuan pendidikan yang benar, maka ilmu pengetahuan akan mendatangkan keberkahan, seperti berkahnya air hujan yang menyirami tanah yang subur, dimana kemudian manfaatnya terus mengalir menjadi manfaat yang banyak bagi kehidupan bahkan dalam dimensi hidup bermasyarakat

PENGARUH PENDIDIKAN BARAT PADA PENDIDIKAN ISLAM

Penghancuran pusat kekuasaan Islam pada tahun 1258 M oleh Hulagu Khan mengakibatkan hancurnya semua segmen peradaban Islam, termasuk salah satunya pendidikan Islam, sehingga Pendidikan Islam tidak lagi menjadi alternatif bagi pelajar skala Internasional. Kontak langsung umat Islam dengan peradaban Barat modern terjadi saat Napoleon dating ke Mesir abad ke-19.[4]

Hal ini kemudian membangkitkan para pembaharu Islam untuk menyeru umat Islam mengikuti dan mengejar ilmu dan teknologi yang berkembang di Barat. Di bidang pendidikan, para pembaharu seperti Sultan Mahmud ll, dan lain-lain, mengikuti pola pendidikan yang berkembang di Barat, mengikuti gaya pendidikan Barat dalam berbagai dimensinya. Sifat pendidikan Barat merupakan refleksi dari pemikiran Barat abad ke-18 yang di tandai oleh isolasi terhadap agama dan penyangkalan wahyu, penghapusan nilai etika.[5]

Sifat pendidikan Barat ini mengilhami pendidikan yang di kembangkan di dunia Islam .akibatnya model pendidikan Islam menjadi asing dan hasil dari peniruaan ini tidak membuat umat Islam mengalami kemajuan pada Peradaban Islam. Umat Islam rugi dua kali :mengabaikan petunjuk wahyu dalam pendidikan dan tidak mengalami perkembangan peradaban. Maka perlu disadari bahwa Materi dan metologi Barat telah medeIslamisasi siswa dan membahayakan Islamisasi ilmu pendidikan. Tidak benar bahwa untuk memajukan peradaban bangsa dan umat harus meniru Barat apalagi secara membabi buta. Tidak benar bahwa Barat itu identik dengan modern, sebab modern bisa berasal dari siapa saja asal ada kemauan yang kuat untuk mewujudkannya.[6]

 

SEKULARISASI PENDIDIKAN DI DUNIA ISLAM

Pendidikan adalah metode untuk menjaga akidah. Maka ketika pendidikan dipisahkan dari agama, tamatlah riwayat agama. Tsaqofah Islam yang dihapuskan dari pendidikan, tenggelamlah umat, terhapuslah identitas umat, Hal yang membuat tujuan pendidikan dunia Islam mengalami krisis berawal dari tujuan pendidikan Barat yang memutus hubungan dengan otoritas wahyu, otoritas nash. Seharusnya anak didik mencintai tsaqofah Islam, tetapi tsaqofah Islam dicerabut dari kurikulum pendidikan,

Bila peradaban manusia berjalan tanpa bimbingan  wahyu maka manusia berjalan dalam kegelapan. Masalah pendidikan bukan sekadar kerusakan infrastruktur, kurangnya fasilitas, tapi rusak dari akarnya, Ada tiga tujuan rusak dalam pendidikan saat ini, yaitu tujuan pendidikan asing, kapitalisasi atau komersialisasi dan pendidikan yang fokus pada kesuksesan individual.

Kondisi itu kini juga terjadi di dunia Arab. Sekulerisasi di sana luar biasa. Seperti munculnya perubahan kurikulum melalui konferensi tingkat tinggi lembaga internasional, dihapuskannya kurikulum  konten tauhid. Seperti dihapuskannya kurikulum jihad di Palestina dan negeri Islam lainnya. Gelombang yang menerjang sama di dunia Islam. Inilah fakta sekulerisasi pendidikan yang membahayakan dunia Islam.

Sekularisme pendidikan telah membentuk karakter SDM Muslim cenderung anti-Islam. Ini telah terbukti dan bahkan banyak mereka yang lulusan luar negeri di negara negara barat dan kembali ke Indonesia, anti dengan nilai Islam. Demikian pula kondisi pendidikan di negara-negara Arab saat ini sudah hampir sepenuhnya mengarah ke model sisten sekuler.  yang terjadi di banyak negara Arab kini, kurikulum pendidikan berusaha memisahkan nilai Islam dan budaya Arab dengan materi kurikulum Barat.

Di antaranya upaya pendidikan tahfiz diganti dengan ekstra kulikuler menari, kemudian mencampur murid laki-laki dan perempuan yang selama ini dipisah dalam pendidikan Islam. Semua itu adalah upaya yang dilakukan dari sistem pendidikan yang sekuler yang mulai berkembang di negara-negara Arab saat ini. Yakni memisahkan nilai agama dengan sistem pendidikan dan kurikulum pembelajaran di sekolah

Sekularisme dan kemodernan merupakan dua hal yang tidak boleh terpisah. Demikian asumsi yang hampir dianggap benar oleh masyarakat modern dewasa ini. Sebuah masyarakat disebut modern kalau masyarakat tersebut sekular; menyimpan agama hanya pada kehidupan pribadi dan tidak dibawa-bawa ke ranah sosial. Sebuah Negara juga bisa dikategorikan modern kalau Negara tersebut sekular; tidak mengikatkan diri pada satu agama tertentu dan menyerahkan urusan agama pada masyarakatnya, tidak perlu diatur oleh negara.

Paradigma semacam itu jelas tidak bisa diterima, mengingat: Pertama, fenomena sekularisme tidak hanya terjadi di zaman modern sekarang saja, dari sejak zaman kuno pun fenomena sekularisme telah ada, ditandai dengan orang-orang yang berpendapat bahwa kehidupan ini hanya ada di dunia saja, tidak ada akhirat, dan dengan sendirinya tidak diperlukan aturan-aturan agama. Kedua, di setiap masanya peran agama walau bagaimanapun tidak pernah bisa dihilangkan. Maka dari itu tidak heran jika usaha yang sangat serius dari beberapa penguasa Negara muslim semisal Turki, Mesir, India, termasuk Indonesia untuk melakukan sekularisasi dalam kehidupan masyarakatnya bisa dikatakan tidak berhasil.

Walaupun begitu, bukan berarti bahwa fenomena sekularisme ini bisa diabaikan begitu saja, karena walau bagaimanapun pemahaman ini ada dan terus bertarung dengan pemikiran Islam yang anti-sekularisme. Kuntowijoyo misalnya menyebutkan bahwa sekularisme ini telah benar-benar merasuk ke dalam kehidupan masyarakat, baik yang wujudnya materialism ataupun skeptisisme. Dalam hal ini maka umat Islam harus betul-betul meneguhkan “Paradigma Islam”.

Tugas utama Paradigma Islam ialah melawan sekularisme. Sekularisme mempunyai multiefek, merasuk dalam-dalam ke jiwa peradaban, dan sangat fundamental dalam cara berpikir manusia. Dan, jangan lupa Indonesia adalah bagian dari peradaban modern: tempat hiburan “maksiat”, pornografi, dan penyimpangan seksual adalah sekularisme-materialisme, dan cara berpikir “kekiri-kirian” dan keraguan intelektual terhadap kebenaran al-Quran generasi muda berlatar belakang pendidikan agama adalah sekularisme-skeptisisme.

Barat telah berupaya keras untuk memusnahkan wahyu sebagai otoritas ilmu tertinggi dalam dunia pendidikan. Sekulerisme sebagai akidah peradaban Barat telah melakukan sekulerisasi ilmu pengetahuan dan hal itu diekspor ke negeri-negeri muslim. Akibatnya sekulerisme telah menjelma menjadi musuh dalam selimut umat Islam yang menggerogoti keimanan dan identitas umat.

Sesungguhnya sistem pendidikan tidak akan bisa dibangun tanpa adanya kejelasan pemahaman awal, yaitu apa yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan dan bagaimana hasil pendidikan ini bermanfaat bagi masyarakat dan peradaban. Jika hal ini telah terjawab dengan jelas, maka persoalan pendidikan lainnya seperti kebijakan, mata pelajaran, metode pengajaran, dan sebagainya, akan bisa dibentuk kemudian berdasarkan tujuan ini. Inilah yang seharusnya menjadi pendekatan dalam pendidikan. Karena inilah pendekatan yang benar.

Pendidikan seharusnya menjadi metode menjaga ideologi dan tsaqafah (kebudayaan) umat di dalam hati anak-anak Muslim. Tsaqafah lah yang membangun peradaban umat dan menentukan target dan tujuannya, sehingga membuat corak kehidupannya berbeda dari umat lain.

Namun apa daya, saat ini sekulerisasi ilmu dalam sistem pendidikan telah diadopsi oleh negeri-negeri muslim. Sistem pendidikan di negeri-negeri muslim telah terinfeksi nilai-nilai kebebasan dan sekulerisme. Konsekuensinya adalah kaum terpelajar menjadi terpisah dari umat karena sulit memahami persoalan umat karena hilangnya pemikiran politik Islam`

Sekulerisme yang merupakan akidah dari ideologi Kapitalisme telah gagal dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Pendidikan dijadikan komoditi untuk mencetak sebanyak mungkin professional dan tenaga ahli. Kaum professional diarahkan untuk siap menjadi angkatan kerja dan diberdayakan oleh korporasi global dalam industri mereka.

Sekulerisme telah menjauhkan pendidikan dari agama serta dibisniskan untuk meraih keuntungan. Hal ini telah sangat jelas tidak akan pernah mampu membangun, memajukan dan meningkatkan martabat kehidupan rakyat.

SEKULARISASI PENDIDIKAN INDONESIA

Sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia berbasis sekulerisasi. Artinya, terjadi pemisahan jalur pendidikan Islam dengan jalur pendidikan umum di bawah dua kementerian yang berbeda; Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Nasional. Sekulerisasi pendidikan di Indonesia secara struktural berlangsung secara intensif di ranah pendidikan formal. Sejak awal, pemerintah memisahkan jalur pendidikan Islam dan jalur pendidikan umum. Pendidikan Islam di bawah Kementerian Agama, dan pendidikan umum di bawah Kementerian Pendidikan Nasional. Hal ini berlaku untuk semua jenjang dari dasar hingga tinggi.

Pendidikan di Indonesia, baik pendidikan Islam dan pendidikan umum, dihadapkan pada tantangan semakin berkembangnya model-model pendidikan yang diselenggarakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Pendidikan Islam memberlakukan jenjang MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah), MA (Madrasah Aliyah), dan perguruan tinggi (UIN, IAIN, STAIN, PTAI). Sedangkan pendidikan umum memberlakukan jenjang SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas), dan perguruan tinggi (PTN, PTS, Akademi, Sekolah Tinggi).

Selain itu, kurikulum pendidikan yang diberlakukan pun berbeda. Kurikulum pendidikan Islam memfokuskan pada tsaqofah Islam, sedangkan kurikulum pendidikan umum menitikberatkan pendidikan pada disiplin ilmu yang sifatnya umum. Sehingga, tidak lah mengherankan jika output pendidikan hari ini tidak mampu membentuk kepribadian Islam, entah peserta didik itu menimba ilmu di jalur pendidikan Islam atau jalur pendidikan umum.

Selain itu ciri khas dari sistem pendidikan kita adalah merupakan sistem warisan penjajah, bisa dilihat dari ideologinya yang jelas-jelas bernapaskan sekularisme-materialisme. Sekularisme sebagai paham yang tidak menginginkan adanya keselarasan antara ajaran agama dan kehidupan bermasyarakat (berupa pendidikan, ekonomi, dan sosial- kemasyarakatan), menjadi acuan sistem pendidikan kita. Sehingga tidak heran ketika sekularisasi di bidang pendidikan telah mampu menciptakan generasi-generasi yang sering dihujat masyarakat, karena kebiadaban dan kerusakan yang dibaktikan untuk negeri ini.

Sementara itu, sistem pendidikan yang materialistik telah gagal melahirkan pribadi-pribadi mulia dan sekaligus mampu menguasai ilmu, pengetahuan dan teknologi secara bersamaan, sebaliknya hanya mampu menciptakan generasi-generasi yang mau memanfaatkan segala cara demi mendapatkan kekuasaan, yang selanjutnya digunakan untuk meraup pundi-pundi uang demi kepentingan pribadi.

 

MODERNISASI ATAU PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

Modernisasi atau pembaharuan bisa diartikan upaya atau usaha perbaikan keadaan baik dari segi cara, konsep, dan serangkaian metode yang bisa diterapkan dalam rangka mengantarkan keadaan yang lebih baik. Dengan demikian, kalau kita kaitkan dengan pembaharuan pendidikan Islam akan memberi pengertian bagi kita, sebagai suatu upaya melakukan proses perubahan kurikulum, cara, metodologi, situasi dan pendidikan Islam dari yang tradisional (ortodox) kearah yang lebih rasional, dan professional sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat itu.

Sebenarnya kesadaran akan kelemahan dan ketertinggalan kaum muslimin dari bengsa Eropa dalam berbagai bidang kehidupan, telah timbul mulai abad ke 11 H/ 17 M. Mereka mulai memperhatikan kemajuan yang dicapai oleh Eropa, pertama Prancis yang merupakan pusat kemajuan Eropa pada masa itu dan di kirim duta-duta untuk mempelajari kemajuan Eropa, terutama dibidang militer dan kemajuaan ilmu pengetahuan.

Eksploitasi dan intervensi barat lama kalamaan menyadarkan akan keterbelakangan umat Islam. Mereka sadar kuatnya control barat terhadap mereka terhadap kemajuan modern yang di miliki oleh barat. Inilah yang menyadarkan mereka dari keterbelakangan mereka dan kelemahannya. Sehingga timbul usaha pembaharuan dalam segala aspek kehidupan yang di pelopori oleh penguasa, kaum bangsawan, elit, dan intelegensia.

Pembaharuan pendidikan Islam akan memberi pengertian sebagai suatu upaya melakukan proses perubahan baik berupa cara, metodologi, situasi dalam pendidikan Islam dari yang tradisional kearah yang lebih baik dan professional sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

 

Pembaharuan pendidikan Islam pada esensinya adalah pembaharuan pemikiran dalam perspektif intelektual Muslim yang pastinya berkaitan dengan masalah pendidikan, karena pendidikan merupakan sarana yang terpenting. Bukan saja sebagai wahana “konservasi” dalam arti tempat pemeliharaan, pelestarian, penanaman dan pewarisan nilai-nilai dantradisi suatu masyarakat, tetapi juga sebagai “kreasi” yang dapat menciptakan, mengembangkan dan mentransformasikan masyarakat ke arah budaya baru.

 

Setelah sekian lama dijajah oleh kaum imperialis Barat, umat Islam mulai menyadari keterbelakangan dan ketertinggalan peradabannya. Dan bangkitlah umat muslim yang dipelopori oleh para pemikir dan tokoh umat Islam yang menyorakkan kembali terbukanya pintu ijtihad, perlunya Pan Islamisme, kesadaran beragama dan berbangsa, hingga perlunya filsafat dipelajari. Dan kesadaran ini direalisasikan dalam bentuk praksis dengan dihidupkannya kegiatan intelektual melalui penggalakan kegiatan berpikir di dunia universitas-universitas Islam.

 

Meskipun kehadiran Barat telah memicu timbulnya respon dikalangan terpelajar muslim, kontak dengan Barat bukanlah satu-satunya aktor yang menyebabkan munculnya gerakan pembaruan dalam Islam. Di samping dalam batang tubuh doktrin doktrin Islam pembaharuan (tajdîd) merupakan sesuatu yang intern, kondisi objektif umat Islam sendiri yang secara umum ditandai oleh semakin memudarnya semangat keilmuan, kebekuan (jumûd), dibidang intelektual, dan berkembang pesatnya tradisi yang mendekati syirik, merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Faktor-faktor itu sekaligus juga merupakan tantangan kaum muslim, tidak hanya dalam tataran intelektuasl tetapi juga pada tataran empiris.

Tantangan itu mencul di kalangan kaum muslim hampir secara serentak. Hal ini menyebabkan solusi yang diajukan sangat bervariasi, meski pada umumnya bertujuan sama, yaitu memajukan kembali Islam seperti pada masa keemasan dulu. Walaupun variasi itu tidak selamanya disebabkan oleh kondisi wilayah tempat munculnya gerakan pembaharuan, tetapi lebih-lebih merupakan implikasi dari penafsiran yang berbeda atas teks-teks suci, baik dari al-Qur’an maupun sunnah Nabi. Dalam rentang yang panjang, bentuk solusi ada yang merupakan penolakan yang membabi buta, dan adapula yang menerima mentah-mentah.

Pergulatan peradaban antara Islam dan Barat sangat berpengaruh pada terjadinya perkembangan pola pikir umat manusia pada berbagai kemajuan  di segala bidang. Walaupun secara ideologis terjadi perperangan, ternyata khazanah keilmuan semakin berkembang pesat, hanya saja terjadi perebutan klaim atas ilmu tesebut. Dan salah satu buktinya adalah selalu munculnya gerakan-gerakan pembaharuan yang ingin mengembalikan superioritasnya masing-masing, tatkala tanda-tanda keterpurukannya mulai tampak

 

Modernisasi adalah proses perombakan cara berfikir dan tata kerja lama yang tidak rasional, dan menggantinya dengan pola berfikir dan tata kerja baru yang rasional. Kegunaanya ialah untuk memperoleh daya guna dan efisiensi yang maksimal. Hal itu dilakukan dengan menggunakan penemuan mutakhir manusia di bidang ilmu pengetahuan.

Sedangkan ilmu pengetahuan tidak lain ialah hasil pemahaman manusia terhadap hukum-hukum obyektif yang menguasai alam, ideal dan material, sehingga alam ini berjalan menurut kepastian tertentu dan harmonis. Modernisasi juga dapat diartikan dalam kerangka-kerangka tingkat industrialisasi, walaupun hal ini sering diikuti oleh suatu pengamatan bahwa, jika inilah conditio sine qua non, ia bukanlah kebenaran yang menyeluruh.

Penting bagi kita untuk memahami betapa lebarnya kesenjangan antara pendidikan Islam dan pendidikan sekuler di Mesir berikut konsekuensi-konsekuensinya yang sangat jauh jangkauannya. Hal ini tidak hanya menempatkan suatu sekolah dalam posisi berlawanan dengan sekolah lainnya dan suatu universitas-universitas lainnya: tetapi juga, lebih dari pada faktor mana pun, mendorong timbulnya perpecahan dikalangan umat muslim, yang terutama tampak di kota-kota besar, yang menempatkan kelompok ortodoks dalam posisi berlawanan dengan kelompok “yang dibaratkan” dalam hampir semua kegiatan sosial maupun intlektual, dalam cara berpakaian, sikap hidup, kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat, hiburan, sastra, dan bahkan dalam percakapan mereka.

KASUS MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DI TURKI

Pembaruan pendidikan di Dunia Islam pertama kali dimulai dikerajaan Turki Utsmani. Faktor yang melatar belakangi gerakan pembaharuan pendidikan bermula dari kekalahan-kekalahan kerajaan Utsmani dalam peperangan dengan Eropa. Dan Turki merupakan bekas jantung tempat salah satu kekhalifahan terbesar Islam, yakni Turki Usmani. Oleh karena itu keterikatan  bangsa Turki dengan Islam berlangsung  sangat kuat sebab mereka bangsa terkemuka di dunia Islam selama beratus-ratus tahun lamanya. Ini merupakan suatu indikasi tentang betapa pentingnya Islam dalam kehidupan nasional rakyat Turki. Secara politis setiap orang yang bertempat tingal di Turki, tetapi secara kebudayaan orang Turki adalah hanya orang Islam.

Langkah-langkah pembaharuan yang dilakukan adalah, pertama  pengiriman duta besar ke Eropa untuk mengamati keunggulan barat, kedua mengirim para pelajar ke luar negeri, ketiga mendatangkan guru dari Eropa, mendirikan selokah teknik militer, Pembentukkan badan penerjemah, menulis beberapa buku matematika, geografi, kedokteran, sejarah dan agama, pendirian penerbitan dan percetakan.

Pembaharuan pendidikan islam di Turki sudah dimulai sejak Sultan Mahmud II (1785—M) berkuasa. Perubahan penting yang diadakan oleh Sultan Mahmud II dan mempunyai pengaruh besar pada perkembangan dikerajaan Utsmani ialah perubahan dalam bidang pendidikan. Sebagaimana halnya di Dunia Islam lain dizaman itu, madrasah merupakan satu-satunya lembaga pendidikan umum yang ada di Kerajaan Utsmani. Di Madrasah hanya diajarkan agama. Pengetahuan umum tidak diajarkan. Sultan Mahmud II sadar bahwa pendidikan Madrasah tradisional ini tidak sesuai lagi dengan tuntutan zaman abad ke-19.

Di masa pemerintahannya orang juga telah kurang giat memasukkan anak-anak mereka ke Madrasah dan mengutamakan mengirim mereka belajar keterampilan secara praktis di perusahaan-perusahaan industri tangan. Kebiasaan ini membuat bertambah meningkatnya jumlah buta huruf dikerajaan Utsmani. Untuk mengatasi problema ini, Sultan Mahmud II mengeluarkan perintah supaya anak sampai umur dewasa jangan dihalangi masuk Madrasah.

Mengadakan perubahan dalam kurikulum madrasah dengan menambahkan pengetahuan-pengetahuan umum kedalamnya, sebagai halnya di Dunia Islam lain pada waktu itu, memang sulit. Madrasah tradisional tetap berjalan tetapi di sampingnya Sultan mendirikan dua sekolah pengetahuan umum yaitu Mekteb-i Ma’arif (sekolah pengetahuan umum) dan Mekteb-i Ulum-u Edebiye (sekolah sastra). Siswa untuk kedua sekolah itu dipilih dari lulusan Madrasah yang bermutu tinggi.

Di kedua sekolah itu diajarkan bahasa Prancis, ilmu bumi, ilmu ukur, sejarah dan ilmu politik disamping bahasa arab. Sekolah pengetahuan umum mendidik siswa untuk menjadi pegawai-pegawai administrasi, sedang sekolah yang kedua menyediakan penerjemah-penerjemah untuk keperluan pemerintah.

[1] Pardoyo, Sekularisasi dalam Polemik, Pustaka Utama Grafiti, Jakarta, 1993, hal 20

[2] Ibid, hal 39

[3] Ibid, hal 41

[4] Qomar, Mujamil, Epistemologi Islam, Erlangga, Jakarta, 2005, hal 208

[5] Ibid, hal 209

[6] Ibid, hal 213


Ditulis dalam Uncategorized

LINK PENTING

SUMBER ILMU MENURUT BARAT DAN ISLAM[1]

APA YANG PARA PEMIKIR BARAT KATAKAN TENTANG AL QURAN?[2]

WAHYU DALAM PANDANGAN SARJANA BARAT[3]

KONSEP WAHYU DALAM ISLAM[4]

 

 

[1] http://laskarpenaalqolam.blogspot.co.id/2015/08/sumber-ilmu-menurut-barat-dan-islam.html

[2] http://www.hakikatislam.com/pertanyaan-jawaban/kitab/apa-yang-para-pemikir-barat-katakan-tentang-al-quran

[3] http://azhariandi.blogspot.co.id/2015/01/wahyu-dalam-pandangan-sarjana-barat.html

[4] http://tuffah-sangfaqir.blogspot.co.id/2011/05/konsep-wahyu-dalam-islam_18.html


Ditulis dalam Uncategorized

LINK PENTING

SUMBER ILMU MENURUT BARAT DAN ISLAM[1]

Apa yang Para Pemikir Barat Katakan tentang Al Quran?[2]

Wahyu dalam Pandangan Sarjana Barat[3]

Konsep Wahyu Dalam Islam[4]

 

 

[1] http://laskarpenaalqolam.blogspot.co.id/2015/08/sumber-ilmu-menurut-barat-dan-islam.html

[2] http://www.hakikatislam.com/pertanyaan-jawaban/kitab/apa-yang-para-pemikir-barat-katakan-tentang-al-quran

[3] http://azhariandi.blogspot.co.id/2015/01/wahyu-dalam-pandangan-sarjana-barat.html

[4] http://tuffah-sangfaqir.blogspot.co.id/2011/05/konsep-wahyu-dalam-islam_18.html


Ditulis dalam Uncategorized

FAKTA ISLAM DI AMERIKA SERIKAT

FAKTA ISLAM DI AMERIKA SERIKAT

  1. Islam dan Politik Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Rex Tillerson menolak mengadakan acara menyambut bulan suci Ramadhan yang biasa dilakukan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS. Penolakan ini melanggar tradisi tahunan di Kemenlu AS yang telah berjalan selama hampir 20 tahun.[1]

Lewat kebijakan-kebijakannya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, seolah memberikan kesan anti terhadap Muslim. Hal ini terlihat dalam surat perintah eksekutif yang telah ditandatanganinya, terutama pembatasan masuknya warga negara dari enam negara mayoritas Muslim ke Amerika Serikat.[2]

Satu dari tiga orang Muslim di Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan keselamatan mereka setelah Donald Trump menjabat sebagai presiden. Hal itu terungkap dari hasil studi terbaru yang dirilis Institute for Social Policy and Understanding di Washington, AS.[3]

  1. Kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim di Amerika

Pasca tragedi 11 September, masyarakat Muslim di Amerika memang kerap dijadikan sasaran kebencian. Yang terbaru terjadi pada akhir Desember kemarin. Dikutip dari Aljazeera, Rabu (2/2), imigran asal India bernama Sunando Sen didorong ke jalur kereta bawah tanah dan tewas setelah terkena hantaman kereta yang lewat.[4]

Pusat riset di Amerika Serikat menyatakan, mayoritas warga negara ini meyakini bahwa Muslim Amerika mendapat perlakukan diskriminatif. Berdasarkan data terbaru pusat Riset PEW di Amerika Serikat, 82 persen rakyat negara ini mengakui bahwa etnis Muslim Amerika mengalami perlakuan tak adil, prasangka dan aksi diskriminasi.[5]

Presiden AS Barack Obama menyerukan persatuan di Amerika dalam kunjungan pertamanya sebagai kepala negara ke sebuah masjid di Amerika Rabu siang. Ia juga menegaskan kepada warga Muslim bahwa mereka adalah bagian dari keluarga Amerika.[6]

Sejumlah warga Amerika Serikat yang beragama Islam meminta Donald Trump untuk berhenti mendorong kekerasan dengan seruan atau pernyataan kontroversialnya. Terakhir Trump menyerukan penghentian total imigrasi kaum Muslim ke AS. Sementara itu, seorang pemilik toko di New York telah dipukuli dalam sebuah kejahatan yang mungkin berbau rasial.[7]

Ibtihaj Muhammad (31) adalah atlet anggar perempuan Amerika Serikat yang berlaga dalam Olimpiade 2016 dan meraih medali perunggu. Ibtihaj dikenal karena dia merupakan perempuan Muslim Amerika pertama yang mengenakan hijab saat berlaga di Olimpiade.Meski ikut mengharumkan nama Amerika Serikat di kancah internasional, Ibtihaj nampaknya khawatir dengan pemerintahan Donald Trump saat ini.Dia khawatir berbagai kebijakan Donald Trump justru bertentangan dengan idealisme yang dibangun Amerika Serikat.[8]

  1. Jumlah Umat Islam di Amerika

Islam adalah agama terbesar ketiga di Amerika Serikat setelah Kristen dan Yahudi. Studi Pew Research pada 2010 menyebutkan, jumlah Muslim di AS, yakni 0,9 persen dari populasi. Namun, perkiraan baru pada 2016 akan ada 3,3 juta Muslim yang tinggal di Amerika Serikat atau sekitar satu persen dari total penduduk AS.[9]

Mereka memprediksikan sebelum tahun 2040 Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen di AS. Pew Research Center memperkirakan ada sekitar 3,3 juta Muslim dari segala usia yang tinggal di Amerika Serikat pada 2015. Ini berarti bahwa umat Islam terdiri sekitar satu persen dari total penduduk Amerika Serikat (sekitar 322 juta orang pada tahun 2015). Dan angka itu akan berlipat pada tahun 2050.[10]

Pew Research Center juga menyatakan, jumlah muslim di Amerika Serikat mencapai 2,5 juta orang. Bahkan, di antara mereka terdapat banyak warga muslim di sana yang sukses dan namanya dikenal masyarakat dunia.[11]

Di negara super power, Amerika Serikat, agama Islam dipeluk oleh sekitar 2,5 juta orang. Sementara itu, di Kanada jumlah pemeluk Islam mencapai 700 ribu orang. Tak jauh berbeda dengan Argentina. Umat Islam di negara Tango itu mencapai 800 ribu orang, dan merupakan pemeluk Islam terbesar di Amerika Selatan. Sementara itu, di Suriname, pemeluk Islam mencapai 16 persen dari total penduduknya, dan menjadi populasi Muslim terbesar di benua Amerika.[12]

  1. Pesatnya penyebaran Islam di Eropa dan Amerika

Pesatnya penyebaran Islam di Eropa dan Amerika muncul terutama setelah serangan terhadap World Trade Center (WTC) pada tanggal 11 September 2001 silam. Ketertarikan secara alamiah clan rasa ingin tahu yang mendalam telah mendorong peningkatan jumlah warga dunia yang berpaling kepada Islam.[13]

Apabila kita lihat lebih seksama lagi, perkembangan Islam di Amerika dan Eropa merupakan yang paling pesat untuk saat ini dibandingkan dengan benua-benua yang lainnya. Lebih dari itu, perkembangan Islam di Eropa saat bahkan telah merasuki elemen-elemen penting dari kehidupan di sana, tak terkecuali di ranah sepak bola. Eropa terkenal dengan olahraga sepak bolanya, banyak pula pemain bola terkenal di tanah Eropa yang memilih untuk bergama Islam.[14]

  1. Kemudahan Menjadi Muslim di Amerika

Perkembangan Islam di dunia Barat sesungguhnya lebih prospektif karena mereka terbiasa berfikir terbuka. Dalam keluarga Amerika, pemilihan agama dilakukan secara bebas dan independen. Banyak orang tua mendukung anaknya menjadi Muslim selama itu adalah pilihan bebasnya dan independen. Mereka mudah saja masuk Islam ketika menemukan kebenaran disitu.[15]

  1. Mesjid terbesar di Amerika Serikat

Penduduk Muslim memang tidak banyak di AS, tapi ini bukan berarti negara adidaya ini tidak memiliki masjid megah. Berkunjunglah ke Islamic Center of America. Inilah masjid paling megah di AS. Mungkin selama ini tidak banyak yang tahu kalau AS memiliki tempat ibadah umat Muslim yang cukup megah. Berada di 19500 Ford Road, Dearborn, Michigan, Islamic Center of America (ICoA) berdiri dengan megah dan gagahnya. Ini adalah masjid sekaligus pusat kegiatan umat Muslim terbesar di AS. Ternyata, Islamic Center of America bukan sekadar tempat untuk belajar agama saja, tetapi juga tempat ibadah yang ramai dikunjungi umat Muslim. Kawasan Islamic Center of America berdiri di atas tanah seluas 21.000 m2. Tak heran kalau ICoA disebut-sebut sebagai masjid paling megah di AS.[16]

Jumlah masjid di Amerika Serikat bertambah sebanyak 74 persen sejak tahun 2000. Pada 2000, tercatat 1.209 masjid di seluruh negeri Paman Sam. Jumlah masjid meningkat menjadi 2.106 masjid pada 2010. Sebanyak 56 persen dari masjid tersebut mengkaji pendekatan harfiah untuk menafsirkan isi Alquran. Data tersebut berdasar surveyiterbaru dari koalisi kelompok sipil Islam, cendekiawan dan kelompok non-Muslim.[17]

Negara bagian yang memiliki jumlah masjid paling banyak adalah New York (257), disusul oleh California (246) dan Texas (166). Sebagian besar masjid berada di perkotaan, 28% berada di pinggir kota pada 2010, naik 16% dari sepuluh tahun lalu.[18]

komunitas muslim Indonesia membeli gereja First Church di Georgia Av, Silver Spring, Maryland  dan mengubahnya  menjadi masjid,  sebenarnya bukan hal baru di Amerika.  Sebelumnya komunitas muslim  negara-negara Afrika  Timur juga melakukan hal yang sama. Mereka membeli sebuah gereja  tua  St. John di negara bagian Minnesota untuk kemudian dirubah menjadi masjid. Gereja itu dijual  dengan alasan yang sama, karena ditelantarkan jemaahnya.[19]

  1. Jamaah Haji asal Amerika Serikat

Para jemaah haji Amerika Serikat berasal dari berbagai negara bagian. Kepergian mereka ke tanah suci dalam satu kelompok terbang dengan Dar El Salam Tours and Travel. Perusahaan biro jasa wisata ini telah berpengalaman selama 25 tahun menangani perjalanan haji dan berkantor di New York, Los Angeles, Houston, serta Toronto.[20]

Sekitar 11 ribu Muslim asal Amerika Serikat menunaikan ibadah haji tahun ini. Muslim keturunan Afrika mendominasi hampir 30 persen dari total populasi Muslim Amerika, 25 persen di antaranya berasal dari Arab, dan sisanya berasal dari Turki dan Eropa.[21]

Pelaksanaan haji di AS pada umumnya dikerjakan oleh agen perjalanan haji dan dilaksanakan atas nama agen tersebut, Imam masjid setempat yang ditunjuk sebagai perwakilan dan bukan atas nama negara sebagaimana jemaah haji asal Indonesia yang dibawahi langsung oleh negara, mulai dari urusan terkecil hingga terbesar yang berkenaan langsung dengan jemaah haji asal AS. Biasanya, calon jemaah haji dapat langsung mengisi formulir pendaftaran, mengetahui harga dan membandingkannya dengan agen perjalanan lainnya di Amerika, mengetahui persyaratan, hingga belajar manasik haji, melalui web masing-masing agen perjalanan.[22]

[1] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/05/27/oql6kz384-rex-tillerson-tolak-acara-sambut-ramadhan-di-kemenlu-as

[2] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/03/25/onc5f5361-pandangan-lipi-soal-hubungan-trump-dan-dunia-muslim

[3] http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/03/27/ongs65335-rezim-trump-yang-buat-muslim-as-dihantui-ketakutan

[4] http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/01/02/mfz7r7-kekerasan-terhadap-muslim-meningkat-di-amerika

[5] http://parstoday.com/id/news/world-i27982-diskriminasi_muslim_amerika_serikat

[6] http://www.voaindonesia.com/a/kunjungi-masjid-obama-kecam-kekerasan-terhadap-muslim-amerika/3176326.html

[7] http://internasional.kompas.com/read/2015/12/08/15313901/Warga.Amerika-Muslim.Minta.Donald.Trump.Stop.Lontarkan.Tuduhan

[8]  http://internasional.kompas.com/read/2017/03/22/08300061/surat.terbuka.atlet.muslim.as.untuk.presiden.donald.trump?page=all

[9] http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/16/03/15/o431n8313-populasi-muslim-amerika-terus-meningkat

[10] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/01/08/o0n44j361-islam-akan-jadi-agama-terbesar-kedua-di-amerika

[11] http://aceh.tribunnews.com/2017/02/03/islam-di-amerika-serikat

[12] https://americacontinent.wordpress.com/tag/httppustakaaisyah-comperkembangan-islam-di-eropa-dan-amerika/

[13] https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-pesatnya-penyebaran-islam-di-eropa-dan-amerika.html

[14] http://mirajnews.com/2016/04/saat-islam-bersinar-di-amerika-dan-eropa.html/112538

[15] http://dakwahsyariah.blogspot.co.id/2014/03/kehidupan-umat-islam-di-amerika.html

[16] http://www.atjehcyber.net/2012/08/ini-dia-masjid-termegah-di-amerika.html

[17] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/03/04/m0c030-alhamdulillah-jumlah-masjid-di-amerika-serikat-terus-bertambah

[18] http://dunia.news.viva.co.id/news/read/292617-survei-jumlah-masjid-di-as-naik-74

[19] http://atjehpost.co/berita2/read/Kisah-Gereja-gereja-Amerika-yang-Berubah-Jadi-Masjid-11024

[20] https://m.tempo.co/read/news/2010/11/25/136294390/jemaah-amerika-serikat-terkesan-dengan-manajemen-haji

[21] http://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/16/09/13/odenng313-11-ribu-muslim-amerika-tunaikan-ibadah-haji

[22] http://www.gomuslim.co.id/read/news/2016/06/30/792/mudahnya-pergi-haji-di-amerika.html


Ditulis dalam Uncategorized

HIKMAH PUASA

Hikmah Puasadimensi iman

Apa yang ada di dalam Islam? Hidayah. Wujudnya adalah al-Quran dan Rasulullah. Apa yang ada di dalam kehidupan? Manusia. Wujudnya Jiwa dan harta. Apa titik temu antara Islam dengan Kehidupan? Iman. Wujudnya adalah kepatuhan dan pengorbanan. Kepatuhan artinya apa yang datang dari Rasulullah maka diambil, sehingga kuatlah iman. Pengorbanan artinya apa yang ada di dalam kehidupan diserahkan untuk Islam, sebagai bukti iman. Orang beriman memang dituntut untuk berkorban harta dan jiwa untuk kemuliaan Islam.

Puasa merupakan tuntutan Islam atas orang-orang yang beriman. Shaum menuntut kepatuhan diri. Lalu pengorbanannya apa? Yaitu melakukan amalan-amalan yang dapat menunjang puasa kita selama bulan Romadlan. Misalnya dengan banyak bersedekah dan membaca al-Quran. Semua itu merupakan pengorbanan.

Orang-orang yang shaum merupakan orang-orang yang beriman. Karena beriman itulah maka mereka melaksanakan shaum. Lalu apa manfaat yang dapat mereka raih dengan melakukan shaum?

Pertama, iman mereka akan meningkat. Demikianlah, jika perintah agama ditaati karena keimanan, maka keimanan itu akan bertambah. Kedua, mereka akan sampai kepada kemuliaan di hadapan Allah. Hal ini karena shaum merupakan tangga menuju takwa, sedangkan takwa tiada lain merupakan kedudukan yang mulia di sisi Allah. Ketiga, mereka akan beroleh kebenaran dalam setiap menghadapi kehidupannya. Sebab, orang yang beriman dan taat kepada Allah maka doa-doanya akan dikabul Allah. Doa itu pada dasarnya adalah permohonan agar diberikan jalan keluar yang tepat atas masalah yang dihadapi.

Ilmu adalah penjelasan tentang suatu hal secara benar dan telah sampai ke dalam jiwa. Maka orang-orang yang melaksanakan shaum, agar shaumnya itu dapat mengantarkan dirinya kepada ketakwaan, hendaklah, paling tidak ia memahami tiga konsep penting. Yaitu iman, shaum dan takwa. Jika ia memilik ilmu yang baik dan luas tentang ketiga konsep ini, maka ia telah memiliki perangkat yang cukup untuk melakukan shaum agar shaumnya benar-benar berkualitas.

Pertama, Iman. Apa itu iman? Iman itu secara konseptual adalah rukun iman atau akidah Islam. Sedangkan secara praktis yang disebut iman itu adalah keyakinan yang ada di dalam hati seorang hamba tanpa mengandung keraguan dan kejahilan terhadap Islam, kemudian menjadi cara dia berucap dan berbuat dalam kehidupannya.

Kenapa Iman harus dipahami? Karena untuk melaksanakan shaum, orang-orang mesti memiliki iman dulu. Kemudian mengukur apakah dirinya termasuk orang yang beriman ataukah tidak. Jika ia memang membenarkan al-Quran dan Rasulullah, maka ia secara otomatis akan melakukan shaum.

Kedua, shaum. Apa itu shaum? Shaum adalah menahan diri dari hal yang membatalkannya. Shaum hanya meninggalkan. Hampir tidak ada yang dilakukan dalam shaum, selain meninggalkan apa-apa yang membuatnya batal, juga mengikuti ketentuannya. Itulah sebabnya dikatakan bahwa shaum merupakan ibadah yang paling ringan. Namun demikian tidak aka nada yang mau mengerjakannya. Selain mereka yang dikategorikan sebagai orang yang beriman.

Kenapa shaum harus dipahami? Seluk beluk shaum ini banyak sekali, semua ada bahasannya dalam kitab-kitab Fikih Islam. Maksudnya tiada lain, agar umat Islam melaksanakan shaum ini disertai dengan suatu sikap kesungguh-sungguhan dan perhatian.

Ketiga, takwa. Apa itu takwa? Takwa adalah sifat dan keadaan di mana taat, bersih hati dan takut kepada Allah menjadi ciri sejati dari penggambaran kualitas keimanan yang sangat tinggi. Ketakwaan itu adalah keadaan di mana ketataan kepada Allah merupakan prioritas utama dalam kehidupannya. Sehingga ia selalu melaksanakan perintah Allah apa pun perintah itu, dan menjauhi laranganNya. Yang menjadi tujuannya adalah Allah, jalannya adalah melaksanakan apa yang diwajibkan Allah kepadanya.

Kenapa takwa mesti dipahami orang yang shaum? Agar ia mengetahui bahwa ketaatan yang lebih sempurna kepada Allah merupakan perkara yang akan dituju oleh shaumnya. Shaum bukan bertujuan agar dunia lebih baik, sekalipun dengan shaum dunia akan lebih baik. Tapi bukan itu tujuannya. Shaum bertujuan agar orang-orang beriman lebih taat, lebih beriman lagi. Dan itu merupakan kebaikan bagi mereka.

Shaum merupakan proses mengolah iman agar berubah menjadi iman yang lebih baik yaitu takwa. Allah sediakan shaum sebagai metode untuk itu. Iman dan takwa, termasuk shaum itu sendiri merupakan perihal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia bahkan tidak memiliki apa pun untuk kebaikan hidupnya jiwa dalam kehidupannya tidak dibarengi iman dan takwa.

Orang-orang yang tidak beriman, pasti tidak akan mau melaksanakan shaum, tidak pula ia memiliki kepentingan dengan takwa yang akan diraihnya. Maka ia pun tidak akan memiliki perhatian terhadap ilmu-ilmu tentang shaum, iman dan takwa. Sumber-sumber ilmu dan tempat-tempat dibahasnya ilmu tentang keimanan, keislaman dan ketakwaan, tidak akan menjadi pusat perhatian dirinya.

Ia akan lebih banyak mencurahkan perhatiannya untuk sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan iman, shaum dan takwa.

Kepada orang-orang yang seperti ini, yaitu orang-orang yang tidak beriman, tidak melaksanakan shaum, tidak pula berupaya menambah ilmu Islam dan tidak peduli dengan ketakwaan yang mesti diraihnya, saya ingin mengatakan bahwa hidup ini terlalu disayangkan kalau hanya untuk sekedar mengejar kesenangan dunia, kesesatan dan laknat. Pergunakanlah akal fikiran dan merenunglah mengapa kita ada di dunia, padahal kita tidak memiliki kuasa apa-apa. Renungkan pula tentang kehidupan di akhirat kelak, punya apa kita kalau tidak memiliki curahan rido dan kasih sayang dari Allah.

Iman adalah bertauhid kepada Allah, mengikuti tuntunan wahyu dan Rasulullah, serta berniat ikhlas dalam melaksanan tuntutan iman. Shaum merupakan amalan sekaligus bukti keimanan. Maka agar shaum yang kita laksanakan itu membawa kepada ketakwaan, maka lakukan shaum itu dengan ikhlas.

Apa itu ikhlas? Ikhlas itu bekerja untuk Allah. Shaum jika dikerjakan atas dasar ilmu, dan dikerjakan dengan ikhlas, maka kemungkinan meraih takwa dengannya lebih besar harapannya.


Ditulis dalam Uncategorized

FILSAFAT HIDUP ISLAM

metode Iqro

 A.     REAL ONTOLOGIS

ALLAH, ALAM, PERTEMUAN

Yang benar-benar ada itu:

Allah, alam semesta atau kehidupan, dan pertemuan dengan Allah.

B.     IDEAL AKSIOLOGIS

IBADAH, PERTOLONGAN, HIDAYAH

Manusia baik, bila ia beribadah, beristi’anah dan beroleh hidayah.

C.     METODE EPISTEMOLOGIS

DIINUL ISLAM, JALAN YANG LURUS, TELADAN, NIKMAT, ILMU DAN IKHLAS

Manusia tahu, bila ia tahu Islam dan Rasulullah. Sehingga ia tahu Allah, ilmu dan Ikhlas.

D.     NOUMENA

JAHIL, LAKNAT, SESAT

Manusia bila tidak tahu Islam dan Rasulullah, maka ia tidak tahu Allah. Tidak tahu Allah berarti ia jahil, laknat dan sesat. Sifat pengikut hawa nafsu, Yahudi dan Nasrani.


Ditulis dalam Uncategorized

SITUASI UMAT ISLAM KONTEMPORER

A.     Sebab Kemunduran Umat Islam

 

Mengapa Umat Islam sedemikian terbelakangnya saat Eropa mengalami kebangkitan?

Jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan As Sunnah

Taklid (ikut-ikutan)

Terjadinya perpecahan di kalangan umat

Adanya pertempuran antara haq dan batil[1]

 

Syekh Amir Syakib Arsalan menulis tentang sebab kemunduran umat Islam:

Ummat Islam sudah tidak mempraktekkan ajaran Islam yang termuat dalam Al Qur’an dan Hadits

Ummat Islam tidak bersatu, tapi berpecah-belah

Mayoritas ummat Islam terlalu cinta dunia dan takut mati

Hilangnya semangat Jihad

Tidak mandiri di bidang ekonomi

Ummat Islam tidak bisa menentukan prioritas bersama

Ummat Islam gagal menemukan hal yang bermanfaat

Ummat Islam tidak menguasai media massa[2]

 

Faktor penyebab yang terbesar dan terpenting sebagai faktor kemunduran umat Islam, yaitu:

Kebodohan

Kerusakan Budi Pekerti

Kebejatan Moral dan kerusakan budi pekerti para pemimpinnya.

Sikap penakut dan pengecut[3]

 

B.     Situasi Mundurnya Umat Islam

 

Tidak memiliki Khilafah

Dibantai dan dijajah

Kelemahan di Berbagai Bidang

Mengikuti Tabiat Laknat, Sesat dan Jahil

C.     Kabar Gembira Perkembangan Islam

 

 

Agama paling Pesat Perkembangannya di Dunia, terutama Eropa dan Amerika

 

Selama 20 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di dunia telah meningkat secara perlahan. Angka statistik tahun 1973 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Muslim dunia adalah 500 juta; sekarang, angka ini telah mencapai 1,5 miliar. Kini, setiap empat orang salah satunya adalah Muslim.[4]

 

Eropa tidak bersentuhan dengan Islam hanya baru-baru ini saja, akan tetapi Islam sesungguhnya merupakan bagian tak terpisahkan dari Eropa. Eropa dan dunia Islam telah saling berhubungan dekat selama berabad-abad. Pertama, negara Andalusia (756-1492) di Semenanjung Iberia, dan kemudian selama masa Perang Salib (1095-1291).[5]

Islam menjadi agama yang paling pesat perkembangannya, mulai dari 1,6 miliar di tahun 2010 menjadi 2,76 miliar pemeluknya di tahun 2050. Dengan begitu, pemeluk Islam akan menjadi satu pertiga jumlah populasi dunia.[6]

Dalam 30 tahun terakhir, jumlah kaum Muslimin di seluruh dunia telah meningkat pesat. Sebuah angka statistik menunjukkan, pada tahun 1973 penduduk Muslim dunia sekitar 500 juta jiwa. Namun, saat ini jumlahnya naik sekitar 300 persen menjadi 1,57 miliar jiwa. Tercatat, satu dari empat penduduk dunia beragama Islam.[7][8]

 

Perdagangan Produk Halal Meningkat

 

Kesadaran penduduk Muslim dunia untuk mengkonsumsi produk halal semakin meningkat. Sehingga mendorong terhadap perdagangan produk halal yang saat ini mencapai hingga 1,3 miliar dolar AS. Diperkirakan perdagangan produk halal akan terus meningkat kedepannya.[9]

Lembaga survei dari Pew Research Center’s Forum on Religion & Public Life memproyeksikan total penduduk muslim dunia meningkat dari 1,6 miliar jiwa pada 2010  menjadi 2,2 miliar pada 2030. Wilayah konsumen utama produk halal berada di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim.[10]

Pasar makanan halal di Prancis ditujukan kepada warga Muslim, yang saat ini mencapai sekitar 5.5 juta. Tentu saja jumlah itu menarik minat pedagang retail dan pengusaha restoran. Pengamat pasar dan keuangan menilai pertumbuhannya sangat pesat. [11]

Jilbab Semakin Mendunia

 

Jilbab kini menjadi tren baru yang marak digemari dalam dunia fesyen barat. Banyak disainer kondang dan industri terbesar di barat mulai melirik tren yang lagi naik daun ini. Mereka merancang berbagai mode kerudung dan kerudung yang bisa menjadi jilbab untuk orang Islam. Rumah mode terkenal D&G dan nama besar lain di industri mode seperti Paul Smith, Vera Wang dan Jean Paul Gaultier, kini memimpin mode baru ini dengan desain-desain mereka.[12]

Dolce and Gabbana, H&M, Pepsi, dan Nike termasuk di antara merek atau perusahaan yang membuat koleksi bagi para Muslimah. Iklan perempuan yang mengenakan kerudung dan jilbab sudah masuk ke ruang-ruang publik. H&M sudah menggunakan model Muslim di berbagai iklan mereka dan sejumlah merek juga telah meluncurkan ‘Koleksi Ramadan’ dengan harapan bisa menarik lebih banyak konsumen Muslim untuk membelanjakan uang mereka selama bulan suci.[13]

Busana hijab yang semakin trendi terus menjadi perbincangan di seluruh dunia. Perkembangan ini juga diiringi dengan meningkatnya jumlah label fashion muslim di dunia. Salah satunya, label busana muslim asal Amerika yang kiprah bisnisnya sudah terkenal mendunia.[14]

 

Aksi Belas Islam 212

 

Aksi doa bersama yang diadakan hari ini, Jumat (2/12) telah menyedot perhatian tak hanya media lokal, namun juga internasional.[15]

Aksi demonstrasi 212 yang bertema ‘Bela Islam Jilid III’ di silang Monumen Nasional, Jakarta, Indonesia, menjadi perhatian para media asing. Situs berita asal Inggris, Dailymail misalnya. Dalam artikel berjudul “Indonesia Blasphemy Protest Swells to Crowd of 200,000”, menuliskan bahwa ratusan ribu orang telah berkumpul di area Monas dan membentuk lautan manusia yang tumpah ruah di jalan-jalan.[16]

Aksi 212 tidak hanya mendapat apresiasi secara nasional, namun juga menjadi perhatian dunia internasional. Bagaimana tidak, aksi yang diikuti jutaan massa itu berjalan tertib, damai bahkan tidak meninggalkan sampah dan tidak pula merusak taman. Di antara media internasional yang meliput secara obyektif Aksi 212 hingga menampilkan tuntutan “tangkap ahok” adalah Aljazeera.[17]

 

Perkembangan Bank Syariah

 

Perkembangan bank syariah di dunia maupun di Indonesia cukup menggembirakan. Baik dari sisi jumlah, maupun dari sisi aset. Kemunculan Islamic Bank ini sering dihubungkan dengan kebangkitan dunia Islam. Ide dasar Islamic Bank bukan hanya terletak pada larangan pengenaan bunga atau riba saja. Islamic Bank menunjukkan bahwa etika dan finance dapat terhubung untuk melayani masyarakat.[18]

Di tengah-tengah krisis keuangan global yang melanda dunia dengan sistem ekonomi kapitalisnya, lembaga keuangan syariah kembali membuktikan daya tahannya dari terpaan krisis. Lembaga-lembaga keuangan syariah tetap stabil dan memberikan keuntungan, kenyamanan serta keamanan bagi para pemegang sahamnya, pemegang surat berharga, peminjam dan para penyimpan dana di bank-bank syariah. Bahkan industri keuangan syariah malah mengalami pertumbuhan sebesar 1 triliun dollar.[19]

Potensi pasar yang besar bagi kegiatan perbankan islam, telah membuka cakrawala baru bagi bank-bank yang berasal dari negara-negara nonmuslim untuk membuka islamic devision dibank tersebut. Hal ini dilakukan, misalnya oleh Citibank, Chase Mahattan Bank, ANZ Bank, dan Jardine Fleming. Mengingat bank Islam sekalipun melakukan kegiatan nya berdasarkan syariah atau hukum Islam, tetapi karena boleh pula melayani siapa saja termasuk yang nonmuslim, maka jasa-jasa perbankan Islam telah dirintis oleh bank-bank tersebut diatas sebagai pilihan pembiayaan. Bahkan di Eropa yang notabene sebagian besar masyayrakatnya nonmuslim, bank Islam tumbuh dengan pesat.[20]

Kini, perbankan syariah telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dan menyebar ke banyak negara, bahkan ke negara-negara Barat,  seperti Denmark, Inggris, Australia  yang berlomba-lomba menjadi Pusat keuangan Islam Dunia (Islamic Financial hub) untuk membuka bank Islam dan Islamic window agar dapat memberikan jasa-jasa perbankan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.[21]

 

Pengakuan Barat terhadap Kehebatan Islam

 

Prof. G. Margoliouth dalam De Karacht van den Islam menuliskan, “Penyelidikan telah menunjukkan, bahwa yang diketahui oleh sarjana-sarjana Eropa tentang falsafah, astronomi, ilmu pasti, dan ilmu pengetahuan semacam itu, selama beberapa abad sebelum Renaissance, secara garis besar datang dari buku-buku Latin yang berasal dari bahasa Arab, dan Quran-lah yang, walaupun tidak secara langsung, memberikan dorongan pertama untuk studi-studi itu di antara orang-orang Arab dan kawan-kawan mereka”[22]

Ahli Ekonomi mulai mengakui bahwa Sistem Ekonomi Syariah adalah jawaban untuk mengatasi krisis ekonomi dunia dan ketidakadilan. Beberapa Negara besar seperti Amerika yang selama ini banyak mengeksploitasi Negara-negara miskin justru mulai mengalami kesulitan keuangan, bahkan kota Detroit baru-baru ini dinyatakan bangkrut karena terlilit utang sebesar $ 20 milyar.[23]

Tim Wallace-Murphy menekankan perlunya Barat mengakui bahwa mereka mewarisi sains Yunani dan lain-lain, adalah atas jasa para ilmuwan dan penguasa Muslim. Di masa kegelapan Eropa tersebut, orang-orang Barat secara bebas menerjemahkan karya-karya berbahasa Arab – tanpa perlu membayar Hak Cipta.[24]

Selama 500 tahun Islam telah menguasai dunia dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan peradaban yang tinggi. Cukup beralasan jika kita mengatakan bahwa peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri.  Tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi dinamonya Barat bukan apa-apa. Peradaban berhutang besar kepada Islam. [25]

 

Sains Membuktikan Kebenaran Al-Quran

 

Fakta Ilmiah dalam Al Quran telah terbukti kebenarannya yang banyak ditemukan oleh para ilmuwan.  Kejaibannya, meski Alquran diturunkan 14 abad lalu, namun ayat-ayatnya banyak yang menjelaskan tentang masa depan dan bersifat ilmiah. Bahkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi saat ini, banyak ayat-ayat Alquran yang terbukti kebenarannya. Para ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah ekperimen penelitian ilmiah.[26]

Dalam perkembangannya hingga pada abad ke-19 dan 20, masih banyak ilmuwan Barat yang masih bersusah payah menolak kebenaran adanya tuhan dan agama; menolak risalah Alquran dan Injil. Para ilmuwan kenamaan dunia itu hanya hidup di atas nama ilmu pengetahuan yang mereka anggap serba ilmiah, dan dihasilkan dari sebuah penelitian massif. Namun, secara tidak sengaja mereka menemukan keajaiban-keajaiban yang tersembunyi, sesuatu yang kemudian membuka mata hati mereka kepada tuhan, maka munculnya teori Big Bang pada 1929 yang membuka mata rantai antara sains dan ketuhanan.[27] [28] [29]

Sains membuktikan kebenaran al-qur’an melalui air laut selat gibraltar.[30] Ilmu sains membuktikan kebenaran al-quran.[31] Fakta-fakta sains yang klop antara ilmuwan dengan penjelasan alquran.[32] Penemuan sains membuktikan kebenaran al-quran.[33] Sains salah satu cara pembuktian kebenaran al-qur’an melalui penciptaan alam semesta.[34] llmuwan yang dikejutkan kebenaran al-qur’an.[35]

 

Pengakuan Tokoh Dunia terhadap Kehebatan Nabi Muhammad Saw

 

Mahatma Gandhi “Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya.”[36]

Thomas Charlilly, “Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia. Diantara aib terbesar yang ada hari ini ialah bahwa masih ada saja orang yang mengatakan bahwa Islam adalah bohong dan Muhammad adalah penipu”. [37] [38]

Michael Hart, “Muhammad adalah satu-satunya manusia yang meraih keberhasilan spektakuler, baik di bidang penyiaran agama maupun kehidupan dunia. Dia menyiarkan risalah Islam dan kini menjadi agama terbesar di muka bumi ini. Dia adalah pemimpun politik dan panglima tentara yang briian serta pemimpin agama yang hebat dan agung. Kini, setelah tiga belas abad kepergian Muhammad, pengaruhnya tetap eksis dan pengikutnya terus bertambah”.[39]

Dalam bukunya Heroes and Heroworship tersebut, tokoh dunia yang lain Sir George Bernard Shaw juga mengungkapkan kekagumannya kepada Rasulullah saw. Ia mengatakan bahwa “Muhammad adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya. Beliau juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.”[40]

 

D.    Semangat Menyongsong Kejayaan Islam

 

Islamisasi Ilmu

 

Gagasan islamisasi, sebagai fenomena modernitas, menarik untuk dicermati dan menjadi great project bagi kalangan masyarakat Muslim. Gagasan ini muncul untuk merespons perkembangan pengetahuan modern yang didominasi peradaban Barat non-Islam. Dominasi peradaban sekuler menjadi faktor dominan dari kemunduran umat Islam. Padahal, dalam sejarah awal perkembangannya, umat Islam mampu membuktikan diri sebagai kampiun pertumbuhan peradaban dan ilmu pengetahuan. Kemajuan ilmu pengetahuan di dunia Islam terus memudar seiring dengan merosotnya kekuasaan politik Islam. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan di dunia Barat, secara tidak langsung, berimplikasi positif bagi dunia Islam. Paling tidak, dunia Islam sadar akan terbelakangnya peradaban dan ilmu pengetahuan di kalangan mereka. Sehingga, berangkat dari kesadaran dimaksud, pada awal abad kedua puluh Islam mengalami dinamika baru melalui reorientasi dan transformasi ajarannya.[41]

Selanjutnya, secara umum islamisasi ilmu tersebut dimaksudkan untuk memberikan respon positif terhadap realitas ilmu pengetahuan modern yang sekularistik dan Islam yang “terlalu” religius, dalam model pengetahuan baru yang utuh dan integral tanpa pemisahan di antaranya. Kegiatan al-Faruqi dalam masalah islamisasi didorong oleh pendapatnya bahwa ilmu pengetahuan dewasa ini sudah sekuler dan jauh dari kerangka tauhid. Untuk itu dia menyusun kerangka teori, metode dan langkah-langkah praktis menuju islamisasi ilmu pengetahuan. Sejalan dengan itu, dia juga menyerukan adanya perombakan sistem pendidikan islam yang mengarah kepada islamisasi ilmu pengetahuan dan terciptanya paradigma tauhid dalam pengetahuan dan pendidikan.[42]

Islamisasi Ilmu berarti pembebasan ilmu dari penafsiran-penafsiran yang didasarkan pada ideologi sekuler, dan dari makna-makna serta ungkapan manusia-manusia sekuler. Dan dalam pandangan al-Attas, setidaknya terdapat dua makna Islamisasi yaitu Islamisasi pikiran dari pengaruh ekternal dan kedua Islamisasi pikiran dari dorongan internal. Yang pertama pembebasan pikiran dari pengaruh magis (magical), mitologis (mythology), animisme (animism), nasional-kultural (national cultural tradition), dan paham sekuler (secularism). Sedangkan yang kedua adalah pembebasan jiwa manusia dari sikap tunduk kepada keperluan jasmaninya yang condong mendzalimi dirinya sendiri, sebab sifat jasmaniahnya lebih condong untuk lalai terhadap fitrahnya sehingga mengganggu keharmonian dan kedamaian dalam dirinya yang pada gilirannya menjadi jahil tentang tujuan asalnya. Jadi Islamisasi bukanlah satu proses evolusi (a process of evolution) tetapi satu proses pengembalian kepada fitrah (original nature).[43]

 

Dakwah Manca negara

 

Nabi Muhammad Saw menyebarkan Islam melalui konsep dakwah. Data Kehebatan dan keistemewaan nabi muhammad dalam memimpin strategi dakwah Islam ke seluruh dunia, dapat dibaca di footnote ini.[44]

Semenjak awal Islam didakwahkan, semangat untuk membumikan Islam tetap terasa. Pada masa Rasulullah saw. penyebaran Islam telah jauh menyeberang wilayah yang beliau kuasai. Sebelum Islam diterima dengan baik oleh warga Mekah, dakwah Islam telah menyeberang sampai ke Habsyah yang saat ini kita kenal sebagai negara Etiopia.[45]

Mengikuti perkembangan dunia dakwah di Indonesia saat ini , ada fenomena menarik yang patut kita cermati, yaitu munculnya berbagai harokah ( gerakan dakwah dunia ) yang bersifat transnasional. Ideologi gerakan mereka tidak lagi bertumpu pada konsep nation-state, melainkan konsep umat. Dalam hal pemikiran di dominasi oleh corak pemikiran skripturalis, fundamentalisme atau radikal. Namun secara parsial mereka mengadaptasi gagasan dan instrumen modern. Harokah tersebut adalah jamaah tablig, Al-Ikhwan Al-Muslimun, Hizb At-Tahrir dan Dakwah Salafi.[46]

Dakwah sunnah di Belanda juga diramaikan dengan berbagai pengajian yang membahas kitab-kitab para ulama ahlus sunnah dalam bidang tauhid, aqidah, fiqih, tafsir, akhlak, bahasa Arab, dan sebagainya.[47]

Perkembangan umat Islam di Jerman terbilang sangat cepat, sehingga dalam sebuah penelitian sekitar 40% penduduk Jerman yang dibawah 18 tahun sudah memeluk agama Islam. Kekuatan Islam di sini sangat kuat karena menyatukan berbagai kelompok yang ada dan bisa menambah percaya diri umat Islam di sini k menyebarkan ajaran Islam lebih luas lagi.[48]

Banyaknya imigran muslim yang merantau dan menetap di Eropa selanjutnya menjadi cikal bakal berkembangnya islam di zaman modern. Tidak hanya itu banyak pelajar muslim yang kemudian pergi dan menetap di Eropa untuk menuntut ilmu. Kemudian berdirilah organisasi islam yang disebut Young Muslim Association in Europa (YMAE). Organisasi tersebut bertanggung jawab untuk mengembangkan dakwah dan upaya mengenalkan islam kepada masyarakat Eropa. Banyaknya masjid dan makanan halal yang tersedia di Eropa adalah salah satu bukti berkembangnya islam di benua ini.[49]

 

 

 

[1] https://saripedia.wordpress.com/2012/05/24/4-faktor-penyebab-kemunduran-ummat-islam/ (25-5-17)

[2]  https://id-id.facebook.com/notes/david-kurniawan/sebab-sebab-saat-ini-islam-mengalami-kemunduran/10151621012943052/

[3] http://hergianiq.blogspot.co.id/2012/11/faktor-penyebab-kemunduran-islam.html

[4] https://dhymas.wordpress.com/satu-bantahan-lagi-terhadap-dongeng/agama/islam-agama-yang-berkembang-paling-pesat-di-eropa/

[5] http://telecenterdaragati.malangkota.go.id/artikel/islam-agama-yang-berkembang-paling-pesat-di-eropa/

[6] http://internasional.kompas.com/read/2015/04/07/02103571

[7] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/07/28/127108-islam-berkembang-begitu-pesatnya-di-eropa-dan-amerika

[8] http://metroislam.com/perkembangan-islam-di-eropa-dan-faktanya/

[9] http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/14/07/10/n8hgzu-kesadaran-masyarakat-dunia-konsumsi-makanan-halal-meningkat

[10] https://m.tempo.co/read/news/2017/04/12/090865431/perdagangan-produk-halal-dunia-diperkirakan-capai-3-7-t-pada-2019

[11] http://m.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2010/04/16/43197/perdagangan-makanan-halal-di-prancis-diprediksi-meningkat.html

[12] https://kaferemaja.wordpress.com/2008/08/02/jilbab-semakin-mendunia-bukti-kebenaran-islam/

[13] http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39804108

[14] https://www.halallifestyle.id/fashion/enam-label-busana-hijab-asal-amerika-yang-mendunia

[15] https://www.merdeka.com/dunia/aksi-doa-bersama-212-di-indonesia-jadi-perhatian-dunia-internasional.html

[16] http://dunia.news.viva.co.id/news/read/855146-aksi-212-di-monas-tarik-perhatian-media-internasional

[17] http://www.tarbiyah.net/2016/12/aksi-212-jadi-perhatian-dunia-ini.html

[18] http://metrojambi.com/read/2017/04/29/20564/bank-syariah-dan-kebangkitan-dunia-islam

[19] http://www.kompasiana.com/hasbulloh/perbankan-syariah-di-dunia-muslim_54ffc0fd813311046efa6f73

[20] http://bacaanmykuliah.blogspot.co.id/2016/07/sejarah-dan-perkembangan-bank-syariah.html

[21] http://ekonomiislam.id/sejarah-perkembangan-perbankan-syariah-modern/

[22] http://www.reportaseterkini.net/2016/06/mengejutkan-ini-dia-pengakuan-barat.html

[23] https://www.facebook.com/IlmuVora/posts/604657499578839

[24] http://defahrudi.com/index.php/2015/10/24/hutang-barat-terhadap-islam/

[25] http://imuelputra.blogspot.co.id/2016/01/pengakuan-tokoh-barat-terhadap.html

[26] http://mujahidah213.blogspot.co.id/2015/03/fakta-ilmiah-kebenaran-al-quran-dalam.html

[27] http://www.republika.co.id/berita/koran/khazanah-koran/16/05/11/o6z79y361-8-ilmuwan-yang-dikejutkan-oleh-kebenaran-alquran

[28] https://macanpamulang12.wordpress.com/2014/02/17/kebenaran-al-quran-dalam-sains-modern-dan-kontradiksi-kesalahan-injil-dalam-ilmiah-sains-modern/

[29] https://msulhan.wordpress.com/tag/bukti-kebenaran-alquran-lewat-sains/

[30] http://www.ahmaddahlan.net/2016/05/kajian-filsafat-air-laut-Selat-Gibraltar-sains-islam-al-quran.html

[31] http://dinimon.com/ilmu-sains-membuktikan-kebenaran-kitab-alquran.html

[32] https://www.brilio.net/news/fakta-fakta-sains-yang-klop-antara-ilmuwan-dengan-penjelasan-alquran-1504173.html

[33] https://prezi.com/5n46ohvon2uz/penemuan-sains-membuktikan-kebenaran-al-quran/

[34] http://cyberdakwah.com/2013/06/sains-salah-satu-cara-pembuktian-kebenaran-al-quran-melalui-penciptaan-alam-semesta/

[35] http://mabdriez.blogspot.co.id/2016/11/ilmuwan-yang-dikejutkan-kebenaran-al-qur.html

[36] http://www.fimadani.com/muhammad-saw-di-mata-para-tokoh-dunia/

[37] http://www.fimadani.com/muhammad-saw-di-mata-para-tokoh-dunia/

[38] https://catatansomen.blogspot.co.id/2012/07/pengakuan-7-tokoh-dunia-terhadap-nabi.html

[39] http://www.dictio.id/t/mengapa-nabi-muhammad-menempati-peringkat-pertama-diantara-100-orang-berpengaruh-di-dunia/7060

[40] http://aceh.tribunnews.com/2014/01/15/nabi-muhammad-dan-peradaban-dunia

[41] https://sudiryona.wordpress.com/about/islamisasi-ilmu-pengetahuan-islam/

[42] http://zuckyam.blogspot.co.id/2015/12/islamisasi-ilmu-pengetahuan.html

[43] https://ikhwanmr.blogspot.co.id/2016/02/islamisasi-ilmu-pengetahuan.html

[44] http://www.kompasiana.com/azmatkhan/peta-dakwah-nabi-muhammad-para-sahabat-ke-seluruh-dunia_552bfabe6ea8345d088b45a2

[45] http://pendidikan60detik.blogspot.co.id/2015/06/perkembangan-islam-di-dunia.html

[46] https://selembartiketsyurga.wordpress.com/2014/12/14/gerakan-dakwah-terbesar-saat-ini/

[47] https://muslim.or.id/26690-perkembangan-dakwah-sunnah-di-belanda.html

[48] http://www.qolbunhadi.com/sejarah-perkembangan-islam-di-eropa/

[49] http://dalamislam.com/sejarah-islam/perkembangan-islam-di-eropa


Ditulis dalam Uncategorized

IQRO KEHANCURAN NEGERI

Bab I  Fenomena Kehancuran Negeri

 

Kehancuran negeri-negeri atau suatu negeri baik dalam arti wilayah ataupun Negara merupakan suatu fenomena. Banyak kasus Negara menjadi hancur dan hilang dari peta dunia, di sepanjang sejarah Umat Manusia.

 

Kehancuran sebuah negeri tentu mengandung sebab-sebabnya. Sejarah menyajikan kepada kita pengetahuan tentang sebab-sebab tersebut. Sumber-sumber pengetahuan selain sejarah dapat pula kita jadikan sebagai rujukan untuk mengetahui sebab-sebab tersebut.

 

Negera dan negeri mana pun yang saat ini berdiri, tentu tidak akan terlepas dari takdir kehancuran tersebut. Sebab itu kita perlu mengetahui tanda-tandanya. Tanda-tanda tersebut tentu sangat dekat kaitannya dengan sebab-sebab kehancuran. Kita punya kewajiban untuk mencegah Negara kita dari kehancuran.

 

Fokus penelitian buku karya tulis ini adalah tentang tanda-tanda kehancuran sebuah negeri. Lingkup bahasannya adalah sebagai berikut.

Bab 2 Firman, Sains, Sejarah, Praktisi, Hukum, Akal Sehat, Intuisi.

A.      Firman Allah tentang Kehancuran Negeri

1.      Ayat 1

 

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepatutnya berlaku keputusan Kami terhadap mereka, kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS al-Isra’: 16).

2.      Ayat 2

 

Maka apabila mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba (sekonyong-konyong), maka ketika itu mereka terdiam dan berputus asa”. (QS al-An’am:44).

3.      Ayat 3

 

“Yang demikian itu karena Allah sekali-kali tidak akan mengubah nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS al-Anfal:53).

 

B.      Teori Kehancuran Sebuah Negeri

1.      Fakta Sejarah

 

Sejarah menunjukkan kepada kita kebangkitan dan keruntuhan bangsa-bangsa besar.  Kita masih dapat menyaksikan apa yang tersisa dari perjalanan bangsa-bangsa besar masa lalu di museum dan reruntuhan bangunan kuno. Hal itu menunjukan pada kita bahwa negara-negara besar bangkit dan runtuh sepanjang sejarah. Apa yang bisa kita ambil dari dari pelajaran sejarah?  Berapa lama suatu negara bisa bertahan? Bisakah satu negara bertahan hingga seribu tahun?[1]

Pompeii. Sebelum hancur, kota itu adalah salah satu kota plesir bangsa Romawi. Letaknya di Semenanjung Napoli (Naples). Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup. Pemandian umum di Pompeii sudah eksis jauh sebelum pemandian serupa ada di kota Roma. Dari lukisan dinding yang ditemukan di bangunan-bangunan Pompeii terlihat jelas kegilaan penduduknya akan seks.  Laut Mati. Para arkeolog yang bekerja di situs Tall As-Sa`idiyah di sebelah utara Laut Mati mendapati bahwa sekitar Zaman Perunggu (1800-2350 SM) di sana terdapat kehidupan. Saat itu iklim di kawasan tersebut tidak kering seperti sekarang. Antropolog forensik AS, Prof Mike Finnegan meneliti tiga kerangka pria di Numeira selatan Laut Mati dari tahun 2350 SM. Dia menyimpulkan bahwa ketiganya mati karena tertimpa bebatuan akibat gempa besar. Kemungkinan bahwa di daerah tersebut terjadi gempa sedikitnya 6 skala Richter dibenarkan geolog Israel Shmuel Marco, karena banyak terdapat patahan.[2]

Dunia mungkin mengenal Kekaisaran Romawi Barat dan Timur yang menguasai Sebagian eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah hingga Asia. Kekaisaran Romawi Timur mampu bertahan bertahan hingga 1123 tahun (330-1453), atau Kekaisaran Ottoman (Ustmaniyah) yang berkuasa selama 621 tahun (1301- 1922 M). Tapi negara yang paling tua dan masih berdiri adalah San Marino. San Marino didirikan oleh Santo Marinus pada 3 September 301 M, atau negara dengan luas hanya 61 kilometer persegi ini telah berusia 1731 tahun. Kebudayaan China tercatat sudah dimulai sejak 3500 tahun yang lalu. Hanya saja kebudayaan ini terus menerus berubah bentuk dengan barbagai  Kerajaan besar yang datang dan hilang silih berganti hanya bertahan paling lama 200-300 tahun. Secara resmi Cina menganggap 221 SM sebagai waktu berdirinya bentuk negara modern saat Qin Shi Huang memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar Pertama China. Pada abad ketiga, dinasti Han berkembang menghasikan budaya dan tradisi China seperti yang dikenal hingga sekarang. Republik China didirikan pada tahun 1912, dan pada tahun 1949 China berubah menjadi Republik Rakyat China hingga bentuknya seperti sekarang.[3]

2.      Teori-teori

Mengenai Negara dan perkembangannya, menurut ibn Khaldun dapat dibagi menjadi lima tahap. Menurut Ibn Khaldun Negara beralih dalam berbagai perkembangan dan kondisi-kondisi yang silih berganti. Perkembangan dan kondisi Negara umumnya tidak lebih dari lima tahap:

  1. Tahap pendirian Negara. Negara hanya bisa ditegakkan dengan bantuan ‘ashabiyah. Dengan ‘ashabiyah orang akan bersatu dalam mencapai tujuan yang sama, mempertahankan diri dan mengalahkan musuh.
  2. Tahap pemusatan kekuasaan atau disebut dengan tahap tirani. Menurut Ibn Khaldun tahap kedua ini diwarnai oleh adanya kemapanan kekuasaan, sehingga timbul keinginan pemegang kekuasaan untuk memonopoli kekuasaan.
  3. Tahap kekosongan dan kesantaian untuk menikmati buah kekuasaan dengan menumpuk kekayaan, mengabadikan peninggalan serta meraih kemegahan. Menurut Ibn Khaldun tahap ketiga ini merupakan masa dimana Negara sedang dalam puncak perkembangan.
  4. Tahap ketundukan dan kemalasan. Penguasa meniru tradisi-tradisi serta lembaga yang dibangun pendahulunya. Periode ini ditandai dengan kepuasan penguasa terhadap prestasi yang telah dicapai generasi sebelumnya.
  5. Tahap pembubaran dan keruntuhan Negara. Selama tahap ini, penguasa menghambur-hamburkan uang untuk melampiaskan kesenangan diri dan pendukungnya.[4]

Teori menurut AL-Quran. Mutraf dan Mala’. Kata mutraf yang oleh para pakar dipahami sebagai orang yang cenderung berlaku seenaknya dan berfoya-foya disebabkan kemewahan dan kemegahan yang dimiliki. Mereka juga merupakan kelompok yang mudah melupakan nilai-nilai kemasyarakatan, melecehkan ajaran-ajaran agama; bahkan, menindas orang-orang yang lemah. Mereka terbiasa “menikmati” perilaku dosanya tanpa merasa bersalah.  Mala’ adalah kelompok yang dpandang mulia oleh masyarakat. Mereka dipenuhi oleh kebanggaan dan kebesaran. Al-Qur’an menggambarkan mala’ sebagai kelompok yang berada di sekeliling penguasa. Memang tidak semua mala’ itu buruk, namun kecenderungan kelompok mala’ dinyatakan oleh Al-Qur’an sebagai kelompok yang senantiasa “menjilat” sang penguasa.[5]

 

3.      Sebab Kehancuran

 

Ada lima penyebab kehancuran suatu negeri menurut Al-Qur’an karena ada lima golongan yang ingkar dan tidak patuh pada perintah Allah. Pertama, penguasa yang angkuh seperti halnya yang pernah terjadi pada Fir’aun masa Bani Israil dulu. Kedua, Kaum intelektual yang berada di samping penguasa itu harus selalu bersikap kritis dan selalu mengingatkan penguasa untuk berada di jalan yang benar, jangan menjadi penjilat penguasa yang salah jalan agar diberi jabatan. Hal ketiga yang membawa kehancuran adalah ulama yang jahat (su’) dan tidak bersikap tegas dan kritis untuk mengingatkan penguasa yang salah. Keempat, pengusaha atau orang kaya yang kikir dan jahat seperti Qarun karena ingkar kepada perintah Allah. Golongan kelima  yang membawa kehancuran suatu negeri, rakyat yang malas, penakut, dan tidak kreatif.[6]

Penguasa Yang Dzalim; Sudah menjadi sunnatullah bahwa dalam suatu negeri senantiasa ada penguasa-penguasa jahat yg suka membikin makar. Orang Kaya yg Durhaka; Bila orang-orang kaya dalam sebuah negeri mulai mengingkari ayat-ayat Allah maka sesungguhnya negeri itu mulai memasuki usia tua. Orang-orang kayanya hanya membanggakan banyaknya harta yg ditumpuk serta keturunan-keturunannya. Mengusir Orang-Orang Salih; Keberadaan orang-orang shalih di sekitar penguasa atau masyarakat yg jahil dirasakan seperti duri yg manusuk daging tubuhnya. Sehingga penguasa atau masyarakat jahil itu merasa gerah dan marah kemudian berupaya keras mengeluarkan duri itu dari dalam tubuhnya. Masyarakat yg Suka Bermaksiat dan Ingkar Nikmat; Adakalanya membanjirnya berbagai kemudahan dan keni’matan hidup dalam sebuah negeri tidak selalu menjadikan penduduknya bisa bersyukur. Alamnya yg subur laut yg luas dan kaya barang tambang yg melimpah margasatwa yg beraneka ragam; semua itu malah membuat mereka takabur. Mereka eksploitasi habis-habisan segala kekayaan itu hanya utk dipakai berfoya-foya dan berbuat maksiat. Terjadinya Penyimpangan Seksual; Deviasi seksual bisa terjadi bila seseorang menjadi budak dari syhwtnya. Segala cara dipakai utk memenuhi dorongan syhwt nya yg menggebu-gebu. Diantara bentuk-bentuk deviasi seksual adl lesbian homoseks free seks prostitusi dan yg lain-lain. Peristiwa deviasi seksual pernah terjadi pada masa Nabi Luth yaitu berhadapan dgn kaumnya yg mengidap penyakit homoseksual. Hilangnya Amar Maruf Nahi Munkar . Bila tidak ada lagi amar maruf nahi munkar dalam sebuah negeri maka itu adl tanda akan turunnya adzab Allah SWT kepada seluruh penduduknya. Tidak adanya amar maruf nahi munkar bisa dikarenakan banyak sebab. Diantaranya manusia sudah terlanjur senang bergelimang dosa dan menganggap aneh perbuatan yg baik. Sehingga perbuatan maruf menjadi sesuatu yg janggal dalam kehidupan sebaliknya perbuatan yg munkar merupakan tradisi yg digemari.[7]

Umar Radiyallahu anhu menjelasakan bahwa kerusakan sistem pemerintahan dan dikuasainya berbagai urusan oleh orang-orang yang fasik merupakan sebab kehancuran pilar-pilar umat; dimana beliau mengatakan,” Suatu negeri akan hancur meskipun dia makmur.” Mereka berkata,” Bagaimana suatu negeri hancur sedangkan dia makmur?” Ia menjawab ,” Jika orang-orang yang penghianat menjadi petinggi dan harta dikuasai oleh orang-orang yang fasik.”[8]

Hadits Nabi: Wahai para Muhajirin: ada 5 perkara (sebab kehancuran). Jika kalian ditimpa 5 perkara tersebut dan aku belindung kepada Allah agar kalian tidak menjumpainya.

  1. Tidaklah muncul perbuatan keji pada suatu kaum hingga mereka melakukan terang-terangan melainkan akan menyebar di tengah-tengah mereka wabah tha’un dan kelaparan yang belum pernah terjadi pada nenek moyang sebelum mereka.
  2. Tidaklah megurangi takaran dan timbanagnn melainkan akan ditimpakan kepada mereka paceklik, kesempitan (krisis) ekonomi dan kesewenang-wenangan (kezhaliman) para penguasa atas mereka.
  3. Tidaklah mereka menahan zakat harta mereka melainkan akan ditahan hujan atas mereka, seandainya bukan karena hewan ternak, niscaya tidak akan turun hujan atas mereka.
  4. Tidaklah mereka melanggar perjanjian yang ditetapkan Allah dan Rasul-nya melainkan Allah akan menguasakan musuh-musuh dari luar kalangan mereka atas mereka, lalu merampas sebagian yang ada ditangan mereka.
  5. Selama pemimpin-pemimpin mereka tidak berhukum kepada Kitabullah dan memilih yang terbaik dari yang diturunkan Allah melainkan akan Allah jadikan musibah diantara mereka sendiri. [9]

Korupsi

Korupsi yang telah merajalela tersebut mempunyai dampak yang merugikan dan merusak tatanan  dalam    kehidupan  bermasyarakat  berbangsa  dan  bernegara. Di samping kerugian  material juga terjadi kerugian yang bersifat immaterial,yaitu citra dan martabat bangsa kita di dunia internasional. Predikat kita sebagai negara yang  terkorup di kawasan  Asia  Tenggara     merupakan  citra  yang  sangat  mamalukan. Di samping kerugian   material dan immaterial, korupsi juga membawa dampak pada penciptaan  ekonomi  biaya  tinggi.  Karena  korupsi  menyebabkan  inefisiensi  dan  pemborosan dalam ekonomi.  Uang pelicin, sogok/suap, pungutan dan sejenisnya akan membebani komponen biaya produksi.[10]

 

4.      Upaya Mencegah Kehancuran

 

 

 

5.      Kewajiban Setiap Negeri

C.      Sejarah Kehancuran Negeri-Negeri

1.      Imperium Romawi dan Persia

2.      Imperium Islam

3.      Negara-Negara di Wilayah Nusantara

D.     Pendapat Ilmuwan tentang Kehancuran Negeri-Negeri

1.      Tokoh Islam

2.      Tokoh Barat

3.      Tokoh Indonesia

E.      Undang-undang terkait Ancaman kepada Sebuah Negeri

1.      Jenis Acaman

2.      Upaya Pencegahan

3.      Hukuman

F.       Kehancuran Sebuah negeri menurut akal sehat dan Intuisi Saya

1.      Menyalahi Sunatullah

2.      Menyalahi Diinullah

3.      Terpedaya Dunia

4.      Terpedaya Nafsu

5.      Tingkah Penguasa

G.     Tanda-Tanda Faktual Kehancuran Negeri Indonesia

1.      Kelemahan Ideologi dan Tranfser Nilai

2.      Perusak-perusak Generasi yang tidak teratasi

3.      Salah kaprah Pembangunan

4.      Ketidakberpihakan pada Islam

5.      Permainan Hukum

6.      Ilmu yang Sekular

7.      Pendidikan yang tidak kokoh

8.      Kerusakan dan Perampokan sumber Alam

H.     Kerangka Jiwa tentang Tanda Kehancuran Negeri-negeri

1.      Jangan meninggalkan Iman

2.      Jangan abailkan Ilmu

3.      Jangan abaikan konsistensi dalam mengelola Negara

 

Bab 3 Kerangka Jiwa bagi Iman, Sains, Negara dan Kemanusiaan tentang Tanda-tanda Kehancuran Negeri

A.      Kerangka Berfikir

B.      Kerangka Bernegara

C.      Kerangka Beramal

D.     Kerangka Kemanusiaan

 

Bab 4 Hipotesis, Resolusi dan Program Dakwah.

A.      Hipotesis

B.      Resolusi

C.      Dakwah

D.     Program

 

Bab 5 Resolusi Faktual dan Data Penelitian di Lapangan.

A.      Peran Institusi Keluarga

E.      Peran Instirusi Sosial

F.       Peran Institusi Agama

G.     Peran Institusi Negara

H.     Peran Institusi Pendidikan

I.        Peran Institusi Keilmuan

 

Bab 6 Analisa dan Sintesa bagi sistem Jiwa Manusia

A.      Sumber Kehancuran

B.      Solusi dari Kehancuran

C.      Potensi Kita

D.     Harapan Terbesar

 

Bab 7 Kesimpulan dan Saran

Menjaga Negara Republik Indonesia

 

Permasalahan yang Dihadapi Negara Kesatuan Republik Indonesia

Berbagai macam persoalan yang menjadi ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:[11]

  • Potensi perpecahan. Kemajemukan Indonesia yang merupakan kelebihan Indonesia di mata dunia internasional yang harus dikelola sedemikian rupa agar menjadi kekuatan besar yang mampu menghadapi permasalahan yang datang. Namun, seringkali kemajemukan itu justru menjadi bibit perpecahan diantara warga bangsa. Tak luput hal ini dimanfaatkan pihak luar untuk kepentingan tertentu yang dapat merusak keberlangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Memudarnya fungsi Pancasila sebagai dasar Negara. Setelah reformasi bergulir, tidak ada lagi doktrin ideologi Pancasila yang dilakukan pemerintah seperti saat Orde Baru berkuasa dengan BP7 dan Penataran P4-nya. Akibatnya, generasi sekarang dianggap tidak menjiwai nilai-nilai Pancasila.
  • Penyebab lunturnya Bhinneka Tunggal Ika memicu timbulnya konflik di Indonesia.
  • Akibat negatif globalisasi. Arus globalisasi yang sangat pesat membuat segala hal benar-benar mudah diakses. Tanpa adanya filter tentunya dapat mendatangkan permasalahan bagi Negara Indonesia.
  • Gerakan separatis. Di Indonesia terdapat beberapa gerakan separatis yang dapat merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Ketimpangan sosial ekonomi. Selama ini wilayah timur Indonesia kurang mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah. Hal ini memberi dampak ketimpangan sosial di masyarakat yang bukan tidak mungkin menjadi bibit separatis baru.
  • Pelanggaran HAM. Masalah pelanggaran HAM merupakan masalah yang sering muncul di Indonesia. Berbagai jenis-jenis pelanggaran HAM terjadi di misalnya kerusuhan Mei 1998.
  • Konflik sosial. Konflik sosial sangat rentan terjadi di Indonesia. Hal ini terkait dengan lunturnya Bhinneka Tunggal Ika dan memudarnya fungsi Pancasila sebagai dasar Negara serta memudarnya fungsi toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dampak akibat konflik sosial yang ditimbulkan tidaklah sedikit seperti kerugian materiil dan jatuhnya korban jiwa. Tak jarang mereka menjadi pengungsi di Negara sendiri yang bukan tidak mungkin menimbulkan bibit-bibit konflik baru.
  • Terjadinya korupsi sebagai penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan baik oleh pejabat pemerintah maupun swasta.
  • Narkoba merajalela di Indonesia. Saat ini Indonesia tengah gencar-gencarnya perang melawan narkoba. Berbagai kasus penyalahgunaan narkoba terjadi hampir di berbagai kalangan dan tempat. Bahkan aparat pemerintah dan aparat hukum yang seyogyanya menjadi suri tauladan bagi rakyat justru terjerat narkoba.
  • Potensi intervensi yang dilakukan pihak asing. Indonesia dengan segala kekayaan yang dimiliki tentu tidak luput dari gangguan yang berasal dari Negara lain. Mungkin bukan berbentuk agresi militer, tetapi intervensi bidang ideologi dan perekonomian.
  • Pelanggaran batas wilayah Negara juga menjadi ancaman keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelanggaran ini dapat memicu terjadinya konflik dengan Negara lain.

 

[1] http://jakartagreater.com/keruntuhan-dan-kebangkitan-bangsa-bangsa-dunia/

[2] https://www.hidayatullah.com/spesial/ragam/read/2014/11/24/33756/inilah-negeri-negeri-yang-diazab-1.html

[3] http://jakartagreater.com/keruntuhan-dan-kebangkitan-bangsa-bangsa-dunia/

[4] https://www.nyatnyut.com/2017/01/06/teori-ibn-khaldun-tentang-siklus-bangun-dan-jatuhnya-sebuah-negara/

[5] http://sabronkanja.blogspot.co.id/2011/10/teori-kehancuran-bangsa-menurut-al.html

[6] http://aceh.tribunnews.com/2014/10/31/ini-penyebab-hancurnya-suatu-negeri

[7] http://beritaislamimasakini.com/tanda-tanda-dekatnya-kehancuran-suatu-negeri.htm

[8] https://www.eramuslim.com/peradaban/pemikiran-islam/umar-bin-khattab-suatu-negeri-akan-hancur-jika-para-penghianat-menjadi-petinggi-dan-harta-dikuasai-oleh-orang-orang-fasik.htm#.WSZoYbZ8vIU

[9] https://aslibumiayu.net/1301-faktor-faktor-hancurnya-sebuah-negeri.html

[10] http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/08234/bahrin.pdf

[11] http://guruppkn.com/upaya-menjaga-keutuhan-nkri


Ditulis dalam Uncategorized

KARYA TULIS IQRO

Kerangka Karya Tulis Iqro

 

Sebagaimana dijelaskan di dalam Hikmah Iqro atau Epistemologi Iqro dan Metodologi Iqro maka, salah satu metode yang muncul dari keduanya adalah Metode Iqro. Metode Iqro hanyalah salah satu cara berilmu yang diharapkan dapat menguatkan iman kemudian mengambil wujud berupa tulisan. Selanjutnya Metode Iqro saat diterapkan akan menghasilkan Karya Tulis Iqro.

Metode Karya Tulis Iqro diturunkan dari Metode Iqro

Metode Iqro diturunkan dari Metodologi Iqro

Metodologi Iqro diturunkan dari Epistemologi Iqro, Epistemologi Islam dan Hikmah Iqro

 

Berikut adalah Kerangka Karya Tulis Metode Iqro

Pra : Judul/Tema/Batasan

Pendahuluan: Hikmah Iqro

Bab I  Fenomena

Bab 2 Firman, Ilmu, Sains, Sejarah, Praktisi, Hukum, Akal Sehat, Intuisi.

Bab 3 Kerangka Jiwa bagi Iman, Sains, Negara dan Kemanusiaan.

Bab 4 Hipotesis, Resolusi dan Program Dakwah.

Bab 5 Fakta dan Data Penelitian di Lapangan.

Bab 6 Analisa dan Sintesa bagi sistem Jiwa Manusia.

Bab 7 Kesimpulan dan Saran

Penutup: Tujuan yang ingin dicapai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Penerapan

 

Pra : Tanda Kehancuran Sebuah Negeri

Pendahuluan: Hikmah Iqro

Bab I  Fenomena dan Wacana Kehancuran Indonesia

Bab 2 Firman, Sains, Sejarah, Praktisi, Hukum, Akal Sehat, Intuisi.

A.     Firman Allah tentang Kehancuran Negeri

B.     Teori Kehancuran Sebuah Negeri

C.     Sejarah Kehancuran Negeri-Negeri

D.    Pendapat Ilmuwan tentang Kehancuran Negeri-Negeri

E.     Undang-undang terkait Ancaman kepada Sebuah Negeri

F.      Kehancuran Sebuah negeri menurut akal sehat dan Intuisi Saya

G.     Kerangka Jiwa tentang Kehancuran Negeri-negeri

 

Bab 3 Kerangka Jiwa bagi Iman, Sains, Negara dan Kemanusiaan.

A.     Kerangka Berfikir

B.     Kerangka Bernegara

C.     Kerangka Beramal

D.    Kerangka Kemanusiaan

 

Bab 4 Hipotesis, Resolusi dan Program Dakwah.

A.     Hipotesis

B.     Resolusi

C.     Dakwah

D.    Program

 

Bab 5 Resolusi Faktual dan Data Penelitian di Lapangan.

A.     Peran Institusi Keluarga

E.     Peran Instirusi Sosial

F.      Peran Institusi Agama

G.     Peran Institusi Negara

H.    Peran Institusi Pendidikan

I.       Peran Institusi Keilmuan

 

Bab 6 Analisa dan Sintesa bagi sistem Jiwa Manusia

A.     Sumber Kehancuran

B.     Solusi dari Kehancuran

C.     Potensi Kita

D.    Harapan Terbesar

 

Bab 7 Kesimpulan dan Saran

Penutup: Tujuan yang ingin dicapai


Ditulis dalam Uncategorized
Laman Berikutnya »